Kompas.com - 06/10/2016, 15:15 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat sedang menstruasi, banyak wanita enggan berenang, karena takut darah akan keluar dan mencemari air. Kenyataannya, darah menstruasi atau haid justru tidak akan keluar ketika berada di dalam air, seperti saat berenang atau snorkeling dan diving.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Liva Wijaya menjelaskan, darah menstruasi tidak keluar lantaran tekanan di dalam air lebih tinggi dibanding vagina. Namun, jika haid sedang banyak-banyaknya, kemungkinan darah keluar saat berenang tetap ada, karena tekanan dari dalam yang begitu kuat.

Selain itu, struktur vagina memang memiliki sifat saling kolaps satu sama lain dan dindingnya berlipat-lipat.

"Jadi saling kolaps itu menempel, seperti bisa menutup sendiri. Vagina enggak kayak pipa terbuka," terang Liva di Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Struktur vagina tersebut secara alami juga dapat mencegah masuknya bakteri maupun benda asing ke dalam vagina. Meski demikian, Liva tak menganjurkan berenang saat sedang menstruasi.

Menurut Liva, saat menstruasi memudahkan terjadi infeksi di area organ intim. Sementara itu, berenang juga memungkinan kontaminasi bakteri dari air.

"Menurut saya lebih baik stop dulu berenangnya sampai selesai menstruasinya. Saat menstruasi rentan infeksi. Jadi lebih baik dijaga," kata Liva.

Liva menuturkan, periode menstruasi membuat jumlah bakteri buruk di area kewanitaan meningkat, karena tingginya keasaman pH. Dalam kondisi itu sangat memungkinkan kontaminasi bakteri yang dapat menginfeksi area luar hingga dalam organ reproduksi wanita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.