Kompas.com - 16/11/2016, 18:18 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Sirosis merupakan penyakit hati atau lever berupa peradangan, kerusakan atau kematian sel hati. Sirosis menyebabkan hati mengeras, mengecil, dan terjadinya penurunan fungsi hati. Dalam tahap lanjut, tak tertutup kemungkinan sirosis berkembang jadi kanker hati.

Dokter spesialis penyakit dalam-konsultan gastro enterologi hepatologi, Rino A Gani memaparkan, apabila sirosis tidak ditangani dengan tepat, proses kerusakan sel hati akan terus berjalan. Fungsi hati pun akan semakin menurun karena banyak sel hati yang mati.

Kerusakan yang terus menerus itulah pada akhirnya bisa memicu pertumbuhan sel kanker. "Kanker hati bisa terjadi karena peradangan yang menahun menyebabkan sifat sel hati berubah menjadi sel kanker," terang Rino kepada Kompas.com, Rabu (16/11/2016).

Rino mengatakan, sirosis bisa disembuhkan asal penyebabnya bisa dihilangkan atau ditekan. Penyebab sirosis antara lain karena infeksi virus hepatitis B maupun C, autoimun, perlemakan hati atau konsumsi alkohol yang berlebihan.

Jika sudah jadi kanker, penyakit akan lebih berat. Untuk itu, pengobatan sirosis pun dilakukan untuk mencegah terjadinya kanker hati. Selain itu, sirosis juga bisa berlanjut menjadi gagal hati.

Menurut Rino, yang terpenting adalah melakukan pencegahan terkena penyakit hati sebelum berkembang jadi sirosis. Sebab, kebanyakan pasien datang sudah dalam keadaan sirosis karena umumnya awal kerusakan hati tidak memunculkan gejala yang jelas.

Banyak pasien tak sadar telah terinfeksi virus hepatitis B maupun C. Butuh waktu puluhan tahun dari sakit hepatitis hingga menjadi sirosis. Pencegahannya, yaitu mengindari terinfeksi virus hepatitis dengan vaksinasi hepatitis, tidak konsumsi narkotika, tidak minum alkohol, hindari penggunaan tato tidak steril, hingga kurangi makanan berlemak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.