Kompas.com - 02/12/2016, 13:41 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Salah satu faktor risiko terbesar dari penularan HIV di Indonesia adalah hubungan seksual yang tidak terproteksi. Selain karena kurangnya informasi, banyak orang yang malas menggunakan kondom.

Penggunaan kondom secara konsisten dan benar dapat mencegah penularan HIV. Penggunaan kondom juga menjadi salah satu dari lima pilar dalam pencapaian target pengurangan infeksi HIV kurang dari 500.000 di tahun 2020 secara global.

“Kesadaran untuk menggunakan kondom dan menjadi pria bertanggung-jawab seharusnya lebih besar daripada membiarkan ego untuk melakukan hubungan seks tanpa pengaman yang dikhawatirkan akan beresiko tinggi bagi Anda serta pasangan," kata Deputy General Manager Condom Business Unit PT.DKT Internatioonal, Pierre Frederick.

Data dari UNAIDS Prevention Gaps tahun 2015 menyebutkan, dengan pemakaian kondom sekitar 45 juta infeksi HIV bisa dicegah secara global sejak tahun 1990.

Meski demikian, penggunaan kondom masih rendah pada seluruh populasi di kelompok beresiko tinggi.

Pierre mengatakan, upaya pencegahan HIV/AIDS perlu difokuskan pada beberapa bidang yang berkaitan dengan ketersediaan dan penggunaan kondom, antara lain metodologi perubahan perilaku yang diarahkan pada persepsi risiko-diri, serta memperkuat distribusi kondom pada kelompok kunci (pekerja seks komersil, pengguna narkoba jarum suntik, dan pria penyuka sesama jenis), serta kelompok beresiko.

Untuk meningkatkan kesadaran serta perubahan perilaku masyarakat, menurut Pierre DKT Indonesia melalui strategi pemasaran sosial menyediakan berbagai pilihan kondom, dengan harga yang terjangkau bagi semua segmen mulai dari kalangan menegah, atas, hingga kalangan masyarakat bawah.

“Di setiap kegiatan, kami selalu menekankan akan pentingnya tiga langkah pendekatan: pertama Abstinence (Menahan Diri), kedua Be Faithful (Setia Terhadap Pasangan), dan terakhir Use a Condom (Menggunakan Kondom Pada Saat Melakukan Hubungan Seksual)” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.