Kompas.com - 11/01/2017, 19:28 WIB
Ilustrasi sifilis AFP PHOTOIlustrasi sifilis
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Jumlah penderita penyakit sifilis di Jepang melonjak tajam hingga tujuh kali lipat dari sepuluh tahun sebelumnya. Bahkan, banyak dari penderita adalah wanita-wanita muda di Jepang.

Sifilis atau raja singa adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS) akibat bakteri bernama treponema pallidum.

Seperti diberitakan laman Kyodo, berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai rumah sakit di Jepang, hingga awal Desember lalu, total penderita sifilis mencapai 4.259 orang. Ini termasuk penularan dari ibu hamil pada bayi yang dikandungnya juga mengalami peningkatan.

Selain penularan dari ibu hamil pada bayinya, infeksi menular seksual ini ini umunya menyebar akibat perilaku seks bebas tanpa pengaman, termasuk seks oral dan anal.

Sifilis tidak dapat menyebar melalui penggunaan toilet bergantian, gagang pintu, kolam renang, kolam air panas, bak mandi, pakaian bersama, ataupun peralatan makan.

Banyak dari mereka yang menderita sifilis tidak menyadari penyakitnya dan bahkan tanpa sadar menyebarkan penyakitnya pada pasangan seksualnya.

Padahal, jika tak segera mendapat pengobatan, sifilis bisa menyebabkan radang sendi, kerusakan otak, hingga kebutaan. Karena itu, sangat penting mengenali tiga tahap gejala sifilis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gejala awal

Seseorang dengan sifilis primer atau awal akan muncul luka atau ruam-ruam yang menimbulkan rasa perih di sekitar organ genital atau di sekitar mulut.
Umumnya ini akan berlangsung selama 10-90 hari setelah terpapar infeksi. Namun, gejala ini akan meninghilang dengan sendirinya dalam waktu enam minggu.

Sifilis di tangan

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.