Kompas.com - 11/02/2017, 09:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Wanita yang pernah suntik silikon cair untuk memperbesar payudara akan sulit mendapatkan deteksi dini kanker payudara. Dari hasil alat deteksi dini, seperti USG dan mamografi, dokter bakal sulit membedakan antara silikon cair dengan kanker di payudara.

"Kalau pemakain silikon cair deteksinya harus pakai MRI supaya bisa membedakan mana yang silikon, jaringan tubuh, dan kanker," ujar dr Vera Nevyta Tarigan, SpRad dalam acara diskusi di Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (9/02/2017).

Suntik silikon cair untuk memperbesar payudara sebenarnya tindakan yang salah kaprah. Para dokter bedah plastik sering mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur tawaran memperbesar payudara dengan silikon cair.

Silikon cair mengandung bahan kimia dan itu berarti memasukkan benda asing ke dalam jaringan payudara. Hal itu meningkatkan risiko infeksi berulang.

Operasi menghilangkan silikon cair pun akan sangat sulit karena sulit membedakan antara silikon cair dengan jaringan payudara yang sehat.

Deteksi dini sendiri sangat penting dilakukan karena setiap wanita berisiko terkena kanker payudara. Jika saat melakukan periksa payudara sendiri (SADARI) mencurigai adanya benjolan tumor, lakukanlah pemeriksaan lebih lanjut dengan USG maupun mamografi.

Vera mengatakan, USG memiliki akurasi 65-75 persen, sedangkan Mamografi mencapai 95 persen. Bagi wanita berusia di atas 45 tahun disarankan untuk rutin deteksi dini dengan mamografi.Kanker yang ditemukan pada stadium dini akan lebih mudah dan cepat diobati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rahim Turun
Rahim Turun
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.