Kompas.com - 27/12/2019, 15:00 WIB
Mandi. ThinkstockMandi.

KOMPAS.com - Kebanyakan orang Indonesia mandi dua kali sehari. Bahkan, mereka yang hanya mandi satu kali dalam sehari kerap dianggap jorok.

Lantas, apa benar mandi dua kali sehari membuat tubuh bersih dan sehat?

Mandi memang dapat membersihkan kulit serta menghilangkan sel-sel kulit mati sehingga pori-pori menjadi bersih dan sel kulit bisa berfungsi dengan baik.

Bakteri jahat penyebab berbagai masalah kulit juga bisa kita hilangkan dengan mandi.

Namun, para ahli justru merekomendasikan kita agar mandi tidak lebih dari satu kali sehari. Mandi terlalu sering justru bisa berakibat fatal bagi tubuh kita.

Baca juga: Jangan Lupa Mandi Air Hangat Setelah Kehujanan, Ini 5 Manfaatnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir laman Verywell Health, berikut efek mandi terlalu sering:

  • Menghapus sebum atau lapisan minyak halus pada kulit yang disekresikan oleh kelenjar sebaceous yang melindungi dan membuat kulit tetap lembap.
  • Menyebabkan kulit kering dan terkelupas dan memperburuk kondisi kulit yang mungkin kita miliki seperti psoriasis atau eksim.
  • Menghancurkan acid mantle atau mantel asam adalah film yang sangat halus, sedikit asam pada permukaan kulit manusia berfungsi sebagai penghalang bakteri, virus, dan kontaminan potensial lainnya yang mungkin menembus kulit.

Memang tidak ada patokan seberapa sering kita harus mandi dalam sehari.

Bisa saja orang yang mandi sehari sekali masih lebih sehat dan bersih ketimbang mandi dua kali sehari, dan begitu juga sebaliknya.

Tetapi yang jelas, mandi sehari sekali atau dua kali, bahkan tidak mandi sama sekali itu tergantung pada masing-masing orang, karena kebutuhan akan kebersihan tiap orang berbeda-beda.

Kebutuhan mandi di berbagai usia

Melansie Hello Sehat, setiap tahap usia membutuhkan frekuensi mandi yang berbeda. Berikut kebutuhan mandi di setiap kelompok usia:

1. Balita

Menurut American Academy of Pediatrics, bayi tidak mesti mandi setiap hari. Bayi baru punya jadwal mandi yang rutin ketika ia sudah mulai merangkak dan mulai makan.

2. Anak-anak

Anak usia 6-11 tahun tidak harus mandi sehari sekali atau dua kali, kecuali mereka aktif bergerak. Mereka bahkan boleh mandi beberapa hari sekali.

Namun, saat mereka sudah mulai menginjak masa puber, kebutuhan mandi mereka mulai bervariasi dan sebaiknya pada masa ini anak-anak mulai, setidak-tidaknya, mandi sehari sekali.

3. Remaja

Remaja biasanya memiliki produksi keringat berlebih karena cenderung aktif secara fisik. Oleh sebab itu, para remaja setidaknya mandi sehari sekali setelah beraktivitas tentu dibutuhkan untuk menjaga kebersihannya.

Baca juga: Tips Aman dan Nyaman Mandi Air Hangat

4. Dewasa

Saat berusia dewasa, umunya kita disibukan dengan berbagai pekerjaan. Pekerjaan dan aktivitas yang kita lakukan menjadi penentu seberapa sering kita harus mandi.

Pekerjaan-pekerjaan lapangan atau pekerjaan berat yang membutuhkan tubuh bergerak secara aktif tentu menuntut kita untuk mandi lebih sering dibandingkan jika kita bekerja di dalam ruangan ber-AC sepanjang hari.

5. Lansia

Umumnya, lansia tidak banyak bergerak hingga menghasilkan banyak keringat. Oleh karena itu, mereka tidak harus mandi sehari sekali atau dua kali.

Lansia diperkenankan mandi sekali atau dua kali dalam satu minggu dan agar menjaga tubuh mereka tetap segar setiap harinya, mereka boleh menggunakan waslap yang direndamkan terlebih dahulu ke dalam air hangat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Trikotilomania
Trikotilomania
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.