Kompas.com - 30/12/2019, 07:00 WIB
Relawan peduli kabut asap membagikan seribu masker kepada pengguna kendaraan di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (23/9/2019). Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) saat ini sembilan kabupaten di Aceh mengalami kondisi paparan kabut asap yang mulai parah, bahkan jarak pandang di dua kabupaten yang berada di perbatasan Sumut yaitu Kota Langsa dan Aceh Tamiang hanya berkisar 100-300 meter. KOMPAS.com/RAJA UMARRelawan peduli kabut asap membagikan seribu masker kepada pengguna kendaraan di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (23/9/2019). Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) saat ini sembilan kabupaten di Aceh mengalami kondisi paparan kabut asap yang mulai parah, bahkan jarak pandang di dua kabupaten yang berada di perbatasan Sumut yaitu Kota Langsa dan Aceh Tamiang hanya berkisar 100-300 meter.

KOMPAS.com - Apakah Anda termasuk orang yang sering menggunakan masker saat bepergian? Jika ya, apa tujuannya?

Jika menjawab untuk tidak menularkan atau tertular penyakit, tindakan Anda berarti tepat.

Dijelaskan dalam Health Line, selama bertahun-tahun, para ilmuwan ragu apakah penggunaan masker efektif dapat mencegah penyebaran virus.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa masker dapat membantu mencegah penyebaran virus.

Sebuah penelitian pada tahun 2008 yang diterbitkan dalam International Journal of Infectious Diseases, menyimpulkan masker sangat efektif dalam mencegah penyebaran infeksi virus apabila digunakan dengan benar.

Studi lain yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine melaporkan hasil yang sama. Peneliti mengamati 400 orang yang menderita flu.

Baca juga: Cara Pakai Masker yang Benar Agar Tak Menghirup Debu Polusi Udara

Penelitian tersebut menemukan bahwa anggota keluarga yang sering mencuci tangan dan mengenakan masker dapat mengurangi risiko terkena flu hingga 70 persen.

Sementara studi lain menemukan hasil menjanjikan penggunakan masker di luar rumah.

Misalnya, peneliti dari University of Michigan melakukan percobaan pada lebih dari 1.000 siswa yang tinggal di asrama.

Mereka membagi siswa ke dalam tiga kelompok, yakni siswa yang memakai masker, siswa yang memakai masker dan mempraktikkan kebersihan tangan, dan siswa yang tidak melakukan keduanya sama sekali.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber ,Health Line
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Melasma
Melasma
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.