Kompas.com - 18/01/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi sakit GERD Shutterstock.comIlustrasi sakit GERD

KOMPAS.com - Gastroesophageal Reflux disease (GERD) atau asam lambung adalah penyakit yang cukup serius dan tidak bisa kita sepelekan. Penyakit ini terjadi ketika asam lambung kembali naik hingga kerongkongan.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), GERD dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak segera ditangani.

Penyakit ini bisa dialami siapa saja, baik pria atau wanita. Namun, faktor-faktor berikut bisa membuat seseorang berisiko tinggi mengalami GERD:

  • obesitas
  • gangguan jaringan ikat (scleroderma)
  • sedang hamil
  • perokok aktif
  • konsumsi alkohol berlebihan

Gejala

Penyakit ini menyebabkan munculnya sensasi tidak nyaman di dada yang menyebar ke arah leher.

Saat mengalami kondisi ini, mulut biasanya terasa asam atu pahit. Kondisi ini juga membuat kita merasa mual dan muntah.

Dalam beberapa kasus, GERD juga membuat penderitanya kesulitan menelan dan mengalami berbagai masalah pernapasan seperti batuk kronis dan asma.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Mengenal GERD, Masalah Pencernaan yang Bisa Sebabkan Komplikasi Serius
GERD dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak segera ditangani.
Bagikan artikel ini melalui

Baca juga: GERD, dari Penyebab, Gejala hingga Penanganan

Penyebab

Penyebab utama penyakit GERD yaitu katup kerongkongan bagian bawah (sfringter) melemah, sehingga membuatnya terbuka pada kondisi tertentu.

Katup atau sfringter kerongkongan adalah otot di bagian bawah kerongkongan, sebagai pemisah antara bagian tersebut dengan lambung.

Sfringter kerongkongan seharusnya dalam posisi tertutup untuk mencegah asam yang ada di lambung agar tidak naik ke atas.

Katup di bagian bawah kerongkongan ini akan terbuka ketika makanan di mulut akan masuk ke dalam perut. Setelahnya, katup kerongkongan seharusnya tertutup kembali.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Pes
Pes
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Health
Payudara Bengkak

Payudara Bengkak

Penyakit
7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

Health
Punggung Panas

Punggung Panas

Penyakit
Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Health
Gangguan Penyimpanan Lisosom

Gangguan Penyimpanan Lisosom

Penyakit
3 Pengaruh PCOS dalam Kehidupan Wanita

3 Pengaruh PCOS dalam Kehidupan Wanita

Health
Pusar Bau

Pusar Bau

Penyakit
4 Perbedaan Vitamin D2 dan Vitamin D3 yang Penting Diketahui

4 Perbedaan Vitamin D2 dan Vitamin D3 yang Penting Diketahui

Health
Kuku Kaki Bergelombang

Kuku Kaki Bergelombang

Penyakit
9 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi untuk Dihindari Saat Diet

9 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi untuk Dihindari Saat Diet

Health
Mengenal Apa Itu PCOS dan Gejalanya, Wanita Wajib Tahu

Mengenal Apa Itu PCOS dan Gejalanya, Wanita Wajib Tahu

Health
9 Jenis Asam Amino Esensial dan Fungsinya untuk Tubuh

9 Jenis Asam Amino Esensial dan Fungsinya untuk Tubuh

Health
Infeksi Virus

Infeksi Virus

Penyakit
8 Sayuran yang Mengandung Protein Tinggi

8 Sayuran yang Mengandung Protein Tinggi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.