Kompas.com - 13/09/2020, 13:35 WIB
Ilustrasi gangguan pola makan. ThinkstockphotosIlustrasi gangguan pola makan.

KOMPAS.com - Memiliki tubuh ramping adalah dambaan banyak orang. Untuk mendapatkannya, ada banyak cara yang ditempuh mulai dari berolahraga, menjaga pola makan, hingga punya kelainan makan.

Ya, beberapa orang justru memiliki gangguan makan demi memiliki bobot tubuh yang diinginkan.

Salah satu gangguan makan yang kerap terjadi adalah bulimia nervosa.

Baca juga: Banarkah Makan Setelah Jam 8 Malam Bikin Gemuk?

Merangkum dari Business Insider, bulimia adalah gangguan makan yang ditandai dengan kecenderungan sikluas makan berlebihan lalu mengeluarkannya melalui metode seperti memuntahkan makanan atau mengonsumsi obat pencahar.

Kabar buruknya, bulia dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang seperti kerusakan ginjal hingga pecahnya esofagus.

Untuk itu, kita perlu mengenal apa saja gejala bulimia agar terhindar dari komplikasi yang lebih serius.

Berikut gejala bulimia dikutip dari Mayo Clinic.

  • Terlalu sibuk memikirkan bentuk tubuh dan berat badan
  • Hidup dalam ketakutan menambah berat badan
  • Mengalami episode berulang dari makan makanan dalam jumlah besar yang tidak normal dalam satu kali duduk (binge eating)
  • Merasa kehilangan kendali selama binge eating - seperti Anda tidak bisa berhenti makan atau tidak bisa mengontrol apa saja yang makan
  • Memaksa diri Anda untuk muntah atau berolahraga terlalu banyak agar berat badan tidak bertambah setelah makan sebanyak-banyaknya
  • Menggunakan pencahar, diuretik atau enema setelah makan saat tidak diperlukan
  • Puasa, membatasi kalori atau menghindari makanan tertentu di antara pesta makan
  • Menggunakan suplemen makanan atau produk herbal secara berlebihan untuk menurunkan berat badan

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.