Kompas.com - 08/12/2020, 08:00 WIB
Ilustrasi kacang hijau. PIXABAY/PDPICSIlustrasi kacang hijau.

KOMPAS.com - Kacang hijau merupakan salah satu jenis palawija yang mudah ditemui di Indonesia.

Ini karena tumbuhan yang termasuk dalam kategori polong-polongan tersebut tumbuh subur di daerah beriklim tropis seperti Indonesia.

Melimpah dan mudahnya akses mendapatkan kacang hijau menjadikan kita mudah untuk mengonsumsi jenis pangan ini.

Baca juga: 7 Potensi Manfaat Kacang Hijau untuk Kesehatan

Bahkan, kita tidak perlu repot mengolahnya, banyak sekali penjual olahan kacang hijau yang dapat ditemui. Mulai dari diolah menjadi bubur hingga isian untuk kudapan ringan seperti bakpia.

Selain banyaknya jenis olahan yang dapat dibuat dari kacang hijau, bahan pangan ini juga digemari karena kandungan nutrisinya.

Ya, bukan rahasia lagi jika kacang hijau punya segudang nutrisi dan vitamin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang hijau memiliki berbagai manfaat kesehatan salah satunya mengurangi risiko penyakit kronis.

Lebih lengkapnya, begini nutrisi dalam 100 gram kacang hijau rebus menurut Panganku.org.

  • Air : 71 persen
  • Kalori : 109
  • Protein : 8,7 g
  • Lemak : 0,5 g
  • Karbohidrat : 18,3 g
  • Serat : 1,5 g
  • Kalsium : 95 mg
  • Fosfor : 149 mg
  • Besi : 1,5 mg
  • Natrium : 447 mg
  • Kalium : 657,8 mg
  • Tembaga : 1,40 mg
  • Seng : 2,8 mg
  • Beta-Karoten : 18 mcg
  • Thiamin(Vit. B1): 0,12 mg
  • Riboflavin(Vit. B2): 0,04 mg
  • Niasin (Niacin) : 0,4 mg
  • Vitamin C : 3 mg

Sumber protein nabati

Kacang hijau merupakan salah satu sumber protein nabati terbaik yang bisa kita konsumsi.

Melansir dari Healthline, kacang hijau kaya akan asam amino esensial seperti fenilalanin, leusin, isoleusin, valin, lisin, arginin, dan masih banyak lagi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Babesiosis
Babesiosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Babesiosis

Babesiosis

Penyakit
6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

Health
Regurgitasi Trikuspid

Regurgitasi Trikuspid

Penyakit
Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Health
Anemia Aplastik

Anemia Aplastik

Penyakit
Gejala Batu Ginjal Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Gejala Batu Ginjal Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Scleroderma

Scleroderma

Penyakit
Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Health
Spondylolisthesis

Spondylolisthesis

Penyakit
5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

Health
Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.