Kompas.com - 03/04/2021, 10:12 WIB
Ilustrasi serangan jantung. SHUTTERSTOCKIlustrasi serangan jantung.

KOMPAS.com - Serangan jantung dan pannick attack memiliki tanda yang sama sehingga banyak orang yang sulit membedakannya.

Baik serangan jantung atau pannick attack, keduanya sama-sama membuat dada tegang, detak jantung berdetak kencang, dan berkeringat.

Serangan jantung atau pannick attack sama-sama bisa menyebabkan masalah kesehatan serius dan membutuhkan perawatan yang tepat.

Baca juga: Penyebab Berat Badan Bayi Susah Naik dan Cara Mengatasinya

Lalu apa beda serangan jantung dan pannick attack?

Serangan jantung terjadi ketika bagian jantung tidak mendapatkan cukup darah.

Hal ini biasanya terjadi karena arteri yang memasok darah ke jantung tersumbat.
Gejala serangan jantung yang umum meliputi:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Gejala Mirip, Apa Beda Serangan Jantung dan Pannick Attack?
Baik serangan jantung atau pannick attack, keduanya sama-sama membuat dada tegang, detak jantung berdetak kencang, dan berkeringat. Apa bedanya?
Bagikan artikel ini melalui
  • Nyeri atau tekanan dada.
  • Berdebar kencang.
  • Merasa pusing atau pingsan.
  • Berkeringat, termasuk keringat dingin.
  • Nyeri atau ketidaknyamanan di tubuh bagian atas, seperti rahang, leher, lengan, bahu, atau punggung.
  • Sesak napas.
  • Mual atau muntah.

Serangan jantung bisa mengancam jiwa, jadi jangan menunggu untuk gajalnya hilang baru melakukan tindakan.

Cari perawatan medis segera jika Anda memiliki tanda-tanda serangan jantung.

Sementara itu, pannick attack atau serangan panik adalah serangan tiba-tiba karena ketakutan atau kecemasan yang luar biasa.

Serangan panik tidak mengancam jiwa, tetapi mengganggu kualitas hidup dan kesejahteraan mental.

Orang yang sering mengalami serangan panik mungkin mengalami gangguan panik, sejenis gangguan kecemasan.

Namun serangan panik yang dapat terjadi pada siapa saja, bahkan tanpa diagnosis gangguan panik.

Gejala serangan panik meliputi:

  • Tiba-tiba muncul perasaan cemas dan takut yang kuat.
  • Sakit dada.
  • Kesulitan bernapas.
  • Merasa malapetaka akan datang.
  • jantung berdebar kencang.
  • Berkeringat.
  • Gemetar.
  • Tubuh lemah atau pusing.
  • Sakit perut atau mual.

Baca juga: 5 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Paru-Paru Kronis

Perbedaan antara serangan panik dan serangan jantung

Gejala kedua kondisi ini bisa sangat mirip.

Namun, ahli jantung Mistyann-Blue Miller mengatakan ada dua perbedaan besar antara serangan jantung dan serangan panik. Berikut perbedaanya:

1. Lokasi nyeri

Baik serangan panik maupun serangan jantung menyebabkan rasa tidak nyaman di dada, tetapi ada perbedaannya.

“Rasa nyeri pada serangan jantung menyebar ke area lain seperti lengan, rahang atau leher,” kata Miller.

Namun nyeri pada serangan panik, rasa sakit biasanya hanya terjadi di area dada.

Rasa nyeri dada karena serangan jantung terasa seperti ada tekanan di dada, sakit kepala dan muncul sensasi terbakar.

Sementara itu, serangan panik sering kali menyebabkan nyeri tajam atau menusuk, jantung berdebar kencang atau rasa tidak nyaman di dada yang sulit dijelaskan.

2. Penyebab

Serangan jantung cenderung terjadi setelah ketegangan fisik atau aktivitas fisik yang tinggi.

"Tapi Anda tidak akan mengalami serangan panik setelah berolahraga kecuali jika ada pemicu stres emosional," tambah Miller.

3. Durasi gejala

Gejala serangan panik berlangsung beberapa menit atau hingga satu jam. Kemudian, gejala hilang dan Anda merasa lebih baik. Tapi serangan jantung tidak kunjung reda.

Rasa sakit dan gejala serangan jantung mungkin terus berlanjut atau datang secara bergelombang dan semakin membaik.

“Serangan jantung dapat menyebabkan nyeri dada yang parah, seperti 9 atau 10 pada skala nyeri,” kata Miller.

Setelah itu, rasa sakitnya bisa turun menjadi 3 atau 4 sebelum bertambah parah lagi.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

Health
Jari Kaki Bengkak

Jari Kaki Bengkak

Penyakit
Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Health
Perut Bunyi

Perut Bunyi

Penyakit
IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

Health
Kejang Demam

Kejang Demam

Penyakit
9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Health
Lidah Terasa Terbakar

Lidah Terasa Terbakar

Penyakit
6 Makanan untuk Penderita Masuk Angin

6 Makanan untuk Penderita Masuk Angin

Health
Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Health
10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Bentuk Puting Tidak Normal

Bentuk Puting Tidak Normal

Penyakit
11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.