Kompas.com - 16/07/2021, 21:14 WIB
Ilustrasi keputihan. FREEPIK/MASTER1305Ilustrasi keputihan.

KOMPAS.com - Keputihan adalah kondisi alami yang paling penting dalam sistem reproduksi perempuan.

Meski begitu, kondisi ini merupakan salah satu keluhan yang paling banyak disebutkan oleh para perempuan di seluruh dunia.

Baca juga: 8 Penyebab Lendir Keputihan Banyak dan Kapan Perlu Waspada

Itu karena kondisi ini ditandai dengan keluarnya cairan atau lendir yang umumnya berwarna bening atau putih.

Cairan tersebut sering kali membuat rasa tidak nyaman karena membuat area intim terasa lembap.

Padahal, cairan tersebut dibuat oleh kelenjar dalam vagina dan leher rahim untuk membawa sel-sel mati dan bakteri keluar dari organ intim.

Dengan kata lain, hal ini terjadi sebagai "pembersihan" alami organ kewanitaan sehingga tetap bersih dan mencegah infeksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski keputihan adalah kondisi yang alami, ada beberapa jenis keputihan dapat mengindikasikan adanya infeksi.

Ini disebut keputihan abnormal, yang bisa berarti kondisi lebih serius.

Tapi, apa saja tanda keputihan yang dialami seorang perempuan abnormal atau bermasalah?

1. Berwarna cokelat atau terdapat bercak darah

Keputihan dengan warna cokelat atau bahkan disertai bercak darah bisa jadi menandakan siklus menstruasi yang tidak normal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X