Kompas.com - 20/08/2022, 10:31 WIB

KOMPAS.com - Tanggal 23 Juli lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah cacar monyet (monkeypox) sebagai situasi kedaruratan kesehatan global.

Hal tersebut menjadi "alarm" agar dunia melakukan berbagai upaya maksimal agar situasi terkendali dan jangan meluas menjadi pandemi.

Cacar monyet atau Monkeypox adalah penyakit yang disebabkan oleh virus jenis orthopoxvirus.

Virus ini menular melalui kontak dekat dengan orang atau hewan yang membawa virus monkeypox. Virus ini juga bisa menular melalui kontak dengan benda yang terkontaminasi seperti handuk dan seprai.

Saat ini, kasus cacar monyet telah terdeteksi di lebih dari 70 negara dengan jumlah kasus mencapai belasan ribu.

Sebagian besar orang yang tertular cacar monyet sembuh dalam waktu tiga hingga empat minggu.

Namun, penyakit tersebut bisa menjadi lebih serius bagi sebagian orang dan berpotensi mengakibatkan kematian.

Seiring merebaknya penyakit tersebut, banyak sekali mitos beredar yang justu bisa menyebabkan ancaman serius.

Mitos-mitos tersebut bisa menyebabkan kebingungan dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Baca juga: 8 Mitos tentang Endometriosis, Jangan Lagi Percaya

Mitos Keliru Mengenai Monkeypox

Beberapa mitos keliru mengenai monkeypox yang banyak beredar di masyarakat antara lain:

Halaman:
Sumber Healthline

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.