Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 04/02/2023, 11:01 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara bertahap menggunakan tes HPV DNA untuk mempercepat deteksi dini kanker serviks mulai 2023.

Berdasarkan data termutakhir, kanker leher rahim atau kanker serviks adalah jenis kanker terbanyak kedua yang menyerang wanita di Indonesia, dengan jumlah 16,6 persen atau 36.633 kasus.

“30-50 persen kematian akibat kanker masih bisa dapat dicegah dengan menghindari faktor risiko dan melakukan deteksi dini secara berkala” kata Dr. Maxi Rein Rondonuwu, Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan, seperti dilansir dari Sehatnegeriku, Kamis (2/2/2023).

Baca juga: 4 Gejala HPV pada Pria yang Perlu Diketahui

Menurut Maxi, deteksi dini kanker serviks menggunakan tes HPV DNA bakal memanfaatkan tes PCR yang selama ini sudah dimiliki beberapa layanan kesehatan pemerintah.

Untuk tahap awal, sebanyak 8.000 program tes DNA HPV bakal dilakukan di Provinsi DKI Jakarta (Sudin Jakarta Pusat, Sudin Jakarta Selatan, Sudin Jakarta Barat, Sudin Jakarta Timur, dan Sudin Jakarta Utara).

Lokasi DKI Jakarta sementara dipilih dengan pertimbangan, ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung, pemerataan SDM, cakupan pemeriksaan IVA relatif lebih baik, dan dukungan pemerintah daerah.

Maxi menyebutkan, tes DNA HPV efektif lebih cepat mendeteksi kanker serviks dibandingkan beberapa pemeriksaan lainnya.

Meskipun lebih cepat untuk deteksi dini, tes IVA atau inspeksi visual asam asetat untuk deteksi dini kanker serviks masih tetap diterapkan.

Khususnya pada usia wanita 30-50 tahun yang sudah pernah melakukan hubungan seks. Tes IVA dianjurkan setiap tiga tahun sekali untuk melihat ada tidaknya kanker serviks.

“Langkah ini menemukan lebih dini lagi stadium kankernya dibandingkan IVA,” ungkap Maxi.

Baca juga: Kapan Seharusnya Imunisasi HPV Diberikan? Ini Jawaban Ahli…

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+