Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Urine Berbusa Bisa Jadi Tanda Gangguan Ginjal

Kompas.com - 11/07/2024, 11:31 WIB
Lusia Kus Anna

Penulis

KOMPAS.com - Penyakit ginjal kronik biasanya baru menunjukkan gejala menjelang tahap akhir, saat berbagai komplikasi sudah terjadi. Gejala yang perlu diperhatikan adalah urine berbusa.

"Ketika penyakitnya mulai menjelang stadium lanjut, pasien akan mudah lelah, tekanan darah meningkat padahal awalnya normal, serta perubahan pada buang air kecil. Yang harus diamati saat buang air kecil apakah berbusa," kata dr.Elizabeth Yasmine Wardoyo, Sp.PD-KGH.

Ia menjelaskan, urine yang berbusa adalah tanda gangguan ginjal sehingga diperlukan pemeriksaan urine lengkap.

Busa pada urine menandakan ginjal tidak bekerja dengan normal sehingga penyaringan protein tidak maksimal.

"Jika ditemukan adanya albumine atau protein dalam urine maka akan dicek apakah faktor risiko yang mengarah pada gangguan ginjal," papar dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah, Bintaro ini.

Baca juga: Gagal Ginjal Bisa Disebabkan oleh Apa? Berikut Ulasannya...

Biasanya gejala tersebut akan diiringi gejala lain seperti gatal-gatal, mual, napas pendek, kaki bengkak, mudah lelah, muntah, dan sering buang air kecil.

Pemeriksaan urine lengkap secara berkala dianjurkan pada orang yang memang memiliki faktor risiko penyakit ginjal kronik, yaitu penderita diabetes melitus, tekanan darah tinggi, obesitas, serta berusia di atas 60 tahun.

Pada tahap awal, penyakit ginjal kronik bisa dilakukan melalui perubahan gaya hidup, seperti berhenti merokok, meningkatkan konsumsi makanan bergizi seimbang, serta olahraga teratur.

Jika kondisi tidak membaik, terapi medis bisa diberikan sesuai dengan anjuran dokter. Selain itu, pastikan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol tetap terkontrol. 

Penyakit gagal ginjal yang tidak ditangani dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Jika fungsi ginjal semakin menurun maka diperlukan cuci darah untuk menggantikan fungsi ginjal menyaring racun dalam tubuh.

Baca juga: Keuntungan Transplantasi Ginjal Dibanding Cuci Darah

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Selamat, Kamu Pembaca Terpilih!
Nikmati gratis akses Kompas.com+ selama 3 hari.

Mengapa bergabung dengan membership Kompas.com+?

  • Baca semua berita tanpa iklan
  • Baca artikel tanpa pindah halaman
  • Akses lebih cepat
  • Akses membership dari berbagai platform
Pilihan Tepat!
Kami siap antarkan berita premium, teraktual tanpa iklan.
Masuk untuk aktivasi
atau
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau