KOMPAS.com - Kondisi masing-masing orang berbeda, termasuk yang berkaitan dengan tanda-tanda kehamilan yang dialami.
Meskipun begitu, terdapat beberapa tanda hamil yang mungkin akan dialami, seperti terlambat haid, kelelahan, perubahan payudara, dan mual.
Meskipun begitu, terdapat ciri-ciri hamil lainnya yang jarang diketahui, khususnya di trimester pertama, seperti kembung, pendarahan ringan, kram, sembelit, dan perubahan suasana hati.
Untuk lebih jelasnya, ketahui tanda-tanda hamil 1 minggu berikut ini.
Baca juga: Apakah Puasa Berbahaya bagi Ibu Hamil? Berikut Faktanya…
Disarikan dari Healthline dan Mayo Clinic, berikut adalah tanda-tanda hamil 1 minggu yang perlu diketahui.
Setelah pembuahan, tubuh mulai memproduksi hormon untuk mendukung kehamilan. Hal ini juga akan membuat ovarium mengeluarkan sel telur setiap bulan.
Gejala awal hamil umumnya adalah terlambat haid dalam kurun waktu 4 minggu setelah pembuahan. Namun jika Anda kerap telat haid, tes kehamilan mungkin perlu dilakukan.
Salah satu tanda awal kehamilan adalah perubahan hormon yang membuat payudara terasa lebih sensitif dan nyeri.
Namun, kondisi ini umumnya dapat membaik dengan sendirinya setelah tubuh beradaptasi dengan perubahan hormon tersebut.
Baca juga: Hipertensi pada Ibu Hamil: Risiko Preeklamsia yang Harus Diwaspadai
Morning sickness, atau mual saat hamil, dapat terjadi kapan saja, termasuk di pagi hari dan di malam hari.
Kondisi ini umumnya dialami dalam satu hingga dua bulan masa kehamilan. Namun, beberapa wanita dapat merasa mual sebelum itu dan beberapa yang lainnya mungkin tidak mengalami kondisi ini sama sekali.
Tanda-tanda orang hamil yang kerap dialami adalah peningkatan frekuensi buang air kecil.
Pasalnya, kadar darah di dalam tubuh meningkat selama kehamilan dan membuat ginjal mengolah kelebihan cairan sehingga kandung kemih menjadi lebih penuh.
Kelelahan juga termasuk gejala awal hamil yang kerap dialami. Meskipun begitu, belum diketahui penyebab seorang wanita merasa sangat mengantuk selama trimester pertama kehamilan.
Namun, peningkatan kadar hormon progesteron di awal kehamilan mungkin berperan dalam peningkatan rasa lelah.
Baca juga: Vaksinasi Ibu Hamil: Langkah Penting untuk Menjaga Kesehatan Bayi