Minggu, 26 April 2015

Health

KONSULTASI KESEHATAN JIWA dr Andri, SpKJ, FAPM
Bersama dr Andri,SpKJ,FAPM Psikiater dengan kekhususan di bidang Psikosomatik Medis dan Psikiatri Liaison. Penanggung jawab Klinik Psikosomatik RS Omni, Alam Sutera, Tangerang. Anggota dari American Psychosomatic Society dan Fellow of The Academy of Psychosomatic Medicine

Dok, Kenapa Saya Takut Berhubungan dan Rendah Diri?

Kamis, 5 Juli 2012 | 10:24 WIB

TANYA :

Dokter, saya ingin menanyakan sesuatu. Selama ini, saya sering merasa rendah diri, takut berhubungan dan terlalu akrab dengan orang lain, merasa cemas bila bertemu dengan seseorang. Saya mencoba untuk menutupi dan mengatasinya, namun tetap saja perasaan seperti itu masih ada.  Akibatnya, saya merasa tertekan dan tidak nyaman, konsentrasi menurun dan bahkan menjadi skeptis, sering merasa gelisah dan lebih sering memilih untuk menyendiri. Apakah ini tanda/gejala bahwa saya mengalami suatu gangguan kepribadian tertentu? Lalu, bagaimana cara menyembuhkannya bila memang saya mengalami suatu gangguan kepribadian tertentu? Terima kasih.

(Fadli, 22, Bekasi)

 

JAWAB :

Fadli yang baik,
Perasaan rendah diri, takut berhubungan atau terlalu akrab dengan orang lain ditambah rasa cemas bila bertemu seseorang bisa merupakan suatu gejala dari suatu gangguan kecemasan yang disebut Fobia Sosial. Biasanya orang yang mengalami Fobia Sosial sering merasa tidak nyaman berada pada posisi diperhatikan oleh orang lain atau berhadapan dengan orang yang lebih tinggi derajat atau posisinya (baik dalam keluarga,kekerabatan atau jenjang karier pekerjaan).

Intinya, orang yang mengalami Fobia Sosial merasa cemas dan khawatir berbuat bodoh atau yang tidak pantas di depan umum. Saya sering mendapatkan kasus seperti ini di dalam praktek. Biasanya, pasien mengatakan terhambat dalam pekerjaannya karena sering kali merasa tidak nyaman jika harus presentasi di depan umum atau rapat bersama atasan.

Sayangnya, karena sifatnya yang spesifik maka orang yang mengalami hal ini cenderung untuk menghindari kondisi yang memicu rasa cemasnya, sehingga sering kali tidak terlalu nyata terlihat. Apalagi jika dia beradaptasi dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih menuntut kerja sendiri atau di belakang layar komputer.

Sembuh dari Fobia Sosial adalah dengan cara desensitisasi, artinya orang yang mengalaminya melatih diri agar kondisi yang memicu cemas itu bisa diatasi. Misalnya dengan melatih diri untuk berkomunikasi dengan orang lain secara terus menerus atau melakukan sesuatu di muka umum lebih sering lagi. Obat pada beberapa kasus dibutuhkan jika kecemasannya sangat parah. Semoga membantu.

Salam Sehat Jiwa

 

Editor : Asep Candra

FORM KONSULTASI

Tahun
Cm
Kg
Incorrect please try again
ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat