Sabtu, 1 Agustus 2015

Health

Seks Oral Meningkatkan Rasa Bahagia

Rabu, 22 Agustus 2012 | 14:04 WIB

KOMPAS.com Seks oral merupakan salah satu dari sekian banyak variasi gaya bercinta yang bisa Anda lakukan bersama pasangan. Meski masih ada anggapan seks oral tabu, pasangan yang melakukannya ternyata merasa lebih bahagia.

Menurut penelitian terbaru, seks oral bukan hanya baik bagi kesehatan perempuan, melainkan juga lebih membahagiakan. Rahasianya terdapat pada kandungan semen (air mani) yang berpengaruh pada mood.

Selain sperma, air mani juga mengandung zat-zat lain seperti kortisol yang terbukti meningkatkan rasa sayang, serta estron dan oksitosin yang mampu meningkatkan mood.

Kandungan lain yang diketahui terdapat dalam air mani adalah hormon yang memicu pelepasan thirotropin (antidepresi), melatonin (meningkatkan rasa kantuk), dan serotonin (neurotransmiter antidepresan).

Zat-zat tersebut diketahui terdapat di air mani manusia. Karena itu, peneliti dari Gallup and Burch menduga, wanita yang melakukan seks oral merasa lebih bahagia dan lebih jarang depresi.

Untuk menyelidiki apakah air mani memiliki efek antidepresi, peneliti merekrut 293 mahasisiwi dari Universitas Albany yang diminta mengisi kuesioner anonim tentang berbagai aspek dalam kehidupan seksual.

Aktivitas seksual tanpa menggunakan kondom dipakai sebagai pengukuran tidak langsung untuk mengetahui plasma air mani yang berada dalam tubuh wanita. Ternyata, wanita yang tidak memakai kondom saat berhubungan seks dengan pasangannya mengaku lebih sedikit memiliki gejala depresi.

Penelitian di laboratorium juga mengungkapkan bahwa wanita yang terpapar air mani pasangannya memiliki konsentrasi yang lebih baik.

Karena itulah, sebagai pasangan yang melakukan hubungan seksual secara tetap dan dalam jangka panjang, rasanya wajar jika Anda atau pasangan melakukan seks oral, apalagi setelah mengetahui manfaatnya, yang baik bagi kesehatan mental.

 

Editor : Lusia Kus Anna
Sumber: