Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Makanan Apa yang Perlu Dikenalkan Pertama pada Bayi?

Kompas.com - 28/05/2013, 12:19 WIB

Kompas.com - Air susu ibu (ASI) adalah satu-satunya makanan yang mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi usia 0-6 bulan. Namun, sesudah umur 6 bulan, kebutuhan gizi bayi makin meningkat dan tidak bisa dicukupi sepenuhnya oleh ASI.

Setelah mencapai usia 6 bulan, selain ASI bayi juga perlu mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI). Di usia ini sistem pencernaan bayi juga sudah siap menerima makanan selain ASI. Bayi juga sudah memiliki refleks mengunyah.

Pemberian MPASI dilakukan secara bertahap, dari makanan bertekstur lunak (bubur susu, lalu bubur saring), lembek (bubur biasa, lalu nasi tim), hingga makanan padat (nasi biasa), sesuai dengan tingkat usia bayi.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

Mengenai makanan apa yang pertama kali boleh dikenalkan pada bayi, dr.I Gusti Ayu Pratiwi, Sp.A atau akrab disapa dr.Tiwi, sebenarnya bisa apa saja, tergantung pada respon si anak.

"Boleh buah dulu atau sumber karbohidrat dulu. Yang penting diperkenalkan dulu pada anak. Kalau anak tidak suka jangan langsung berhenti karena anak perlu beradaptasi dengan rasa makanan baru," kata dokter spesialis anak dari RS.Bunda Jakarta ini.

Dr.Tiwi menambahkan, jenis makanan yang diperkenalkan juga sebaiknya disesuaikan dengan berat badan bayi. "Kalau berat badannya kurang, sebaiknya pilih makanan yang tinggi kalori," katanya.

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

Pengaruh budaya juga berpengaruh pada jenis makanan yang diperkenalkan. Untuk keluarga Jepang misalnya, biasanya mereka akan memperkenalkan ikan terlebih dulu pada bayi mereka.

Bagaimana dengan risiko alergi? Menurut dr.Tiwi alergi bukanlah sesuatu yang berbahaya sehingga orangtua sebaiknya tidak takut mencoba.

"Namun kalau ada riwayat alergi dalam orangtua, sebaiknya jangan beri makanan yang memicu alergi, misalnya sumber protein seperti kacang-kacangan, ikan, atau telur," paparnya.

Baca juga: 9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

Untuk buah-buahan sendiri pada dasarnya semua bisa diperkenalkan. Pilihlah buah yang segar dan matang sehingga rasanya tidak asam. Sajikan buah dalam bentuk segar supaya kandungan vitamin C-nya tidak berkurang.

Buah sebaiknya diberikan sebanyak dua sendok makan sekali makan dan dua kali sehari. Setiap jenis buah diberikan 2-3 hari berturut-turut agar anak dapat mengenal rasanya. Setelah itu baru dikenalkan buah lainnya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Cerita Porter Stasiun Gambir, Mengadu Rezeki dan Fisik
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau