Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Mengapa Sulit Tambah Berat Badan Setelah Sembuh dari TB?

Kompas.com - 10/12/2014, 16:00 WIB

TANYA:

Saya seorang yang telah sembuh dari TB, tapi mengapa berat badan saya tidak bertambah, padahal saya sudah makan vitamin yang disarankan oleh dokter dan saya sudah menambah porsi makan saya. Bagaimana cara agar berat badan saya bertambah?
M.Fadel (23), Medan

JAWAB:

Dear Ananda M Fadel di Medan,

Saya sangat gembira membaca surat ananda yang menyatakan bahwa ananda telah sembuh dari penyakit TB. Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi kronis yang dapat disembuhkan melalui pengobatan medis yang tepat, tentunya termasuk  terapi nutrisi di dalamnya. Mengapa nutrisi harus diperhatikan pada penderita TB ? Karena TB sering diikuti dengan penurunan berat badan (seperti yang saat ini dialami oleh ananda Fadel).

Penurunan berat badan akan memperlambat penyembuhan penyakit dan bahkan mempercepat atau memperburuk komplikasi yang terjadi. Penyebab penurunan berat badan pada penderita TB karena penurunan nafsu makan, gangguan penyerapan zat gizi, dan peningkatan pemecahan sel tubuh akibat proses penyakitnya.

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menambah berat badan seperti yang ananda Fadel tanyakan, antara lain :

1. Makanlah dengan gizi lengkap dan seimbang, maksudnya setiap kali makan harus mengandung cukup :
• Karbohidrat, terdapat dalam makanan pokok seperti nasi, kentang, roti, mie, ubi, singkong, dan sebagainya.
• Protein, terdapat dalam ikan, daging, tahu, tempe, kacang-kacangan, dll
• Lemak, vitamin (terutama vitamin A,D,E, B kompleks, B6, asam folat), mineral (seperti zat besi, Zn, Se) dan air dalam jumlah yang sesuai. Jadi setiap kali makan yang diperhatikan bukan hanya besarnya porsi namun juga jenis makanan yang dimakan. Sebagai contoh: untuk mendapatkan diet yang baik tidak dianjurkan hanya mengkonsumsi nasi 2 piring dengan sayur bening atau tahu saja. Tentunya harus ada protein hewani seperti telur, susu dan buah juga.

2. Makan dalam porsi kecil dan sering, biasanya dibagi dalam 5-6 kali pemberian berupa sarapan pagi, snack pagi, makan siang, snack sore, makan malam dan snack malam.

Baca juga: Hasil Timnas U17 Indonesia Vs Korea Selatan 1-0, Gol Dramatis Evandra Penentu Kemenangan Garuda Asia

3. Masaklah makanan sesuai selera, misalnya menggunakan banyak bumbu dapur sehingga dapat membantu meningkatkan nafsu makan. Hindari junk food karena mengandung banyak lemak sehingga membuat rasa kenyang lebih lama, akibatnya makan menjadi tidak banyak dan jarak makan menjadi lebih lama.

4. Hindari makanan/minuman yang menghasilkan banyak gas seperti bir, kopi, soda, teh, coklat, kol, kembang kol, lobak, kacang merah, dll

5. Lakukan kegiatan jasmani ringan seperti berjalan atau melakukan pekerjaan rumah tangga sebelum makan.

6. Istirahat cukup untuk membantu pemulihan tubuh dari TB.


 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau