Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Ibu Hamil Jangan Sampai Lupa Minum Saat Olahraga

Kompas.com - 21/12/2016, 17:47 WIB
Dian Maharani

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ibu hamil disarankan untuk berolahraga sesuai dengan kondisi kesehatannya. Bagi ibu hamil yang sudah rajin olahraga, hal penting lain  untuk diperhatikan adalah jangan sampai dehidrasi atau kekurangan cairan.

"Mau lari pun boleh kalau ibunya sudah terbiasa, merasa nyaman, dan tidak terganggu. Asal jangan lupa minum. Harus minum sebelum olahraga, sesaat, dan setelah olahraga," ujar dokter spesialis obstetri dan ginekokogi, Febriansyah Darus di Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Saat hamil, kebutuhan cairan menjadi lebih banyak dari biasanyam. Dehidrasi dikhawatirkan dapat membuat air ketuban berkurang. Padahal, air ketuban diperlukan untuk melindungi tumbuh kembang janin selama dalam kandungan.

Baca juga: Kapolri Minta Maaf Ajudannya Pukul Jurnalis di Semarang, Janji Telusuri Pelaku

Mengenai jenis olahraga selama hamil, menurut Febriansyah sangat individual. Berlari misalnya, bila sudah terbiasa olahraga lari sebelumnya tidak masalah. Tetapi, mulailah dengan intensitas yang rendah atau lari-lari kecil. Jika merasa tidak nyaman atau merasa terganggu, hentikan olahraga tersebut selama hamil.

Menurut Febriansyah, olahraga yang aman selama hamil adalah berenang karena tidak membebani tubuh.

Saat hamil, olahraga pun sebaiknya rutin dilakukan, yakni 2-3 kali semingu. Hanya saja, untuk ibu hamil dengan kondisi medis tertentu, tidak disarankan olahraga. Misalnya, pada kehamilan sebelumnya pernah keguguran, risiko pendarahan, atau pada kehamilan trisemester 3, bayi dalam kandungan lemah.

"Olahraganya harus dievaluasi jika ibu mengalami hal tersebut," kata Febriansyah. Yang pasti, konsultasikan dengan dokter kandungan bila ingin giat olahraga selama hamil. Kesehatan ibu dan bayinya juga harus rajin dikontrol.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Korban Gempa Myanmar Tembus 3.000 Jiwa, WHO Ingatkan Risiko Wabah Kolera
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau