Salin Artikel

Mengapa Banyak Orang Sering Merasa Cemas di Malam Hari?

KOMPAS.com - Munculnya kecemasan adalah hal normal dalam kehidupan. Namun, kecemasan jangka panjang bisa menganggu kehidupan sehari-hari kita.

Tak jarang, rasa cemas seringkali hadir saat malam hari sehingga menganggu kualitas tidur kita.

Padahal, kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental kita.

Menurut data Healthline, malam hari adalah waktu paling umum terjadinya kecemasan bagi banyak orang.

Kondisi ini bisa menjadi lingkaran setan. Pasalnya, kecemasan bisa menyebabkan kualitas tidur terganggu.

Sebaliknya, kualitas tidur yang terganggu akan memperburuk gejala kecemasan.

Penyebab kecemasan di malam hari

Melansir laman BetterHelp, kecemasan di malam hari biasanya dipicu oleh peristiwa yang terjadi di siang hari.

Pada malam hari, otak dan pikira bawah sadar terus memproses dan menghadapi tantangan yang dialami sepanjang hari.

Tak jarang, kondisi ini bisa memicu insomnia dan berbagai gangguan tidur.

Dalam kasus ekstrem, kecemasan di malam hari bisa berubah menjadi serangan panik dan kelumpuhan tidur atau ketidakmampuan untuk bergerak dan berbicara saat tertidur atau setelah bangun.

Kondisi ini juga bisa memicu mimpi buruk sehingga mengakibatkan kita sering terbangun di malam hari.

Cara mengatasi

Kecemasan yang sering muncul di malam harus harus kita tangani dengan tepat agar tidak menganggu kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Mengatasi kecemasan memerlukan bantuan ahli, seperti psikolog atau psikiater.

Metode pengobatan yang biasa diterapkan untuk mengatasi kecemasan antara lain:

- Psikoterapi

Ada banyak bentuk psikoterapi yang bisa digunakan untuk mengatasi kecemasan.

Salah satu metode yang paling sering digunakan adalah terapi perilaku kognitif (CBT).

CBT adalah bentuk psikoterapi yang mendorong perubahan pola pikir untuk meningkatkan perilaku dan suasana hati.

- Penggunaan obat

Dalam banyak kasus, kecemasan juga diatasi dengan konsumsi obat tertentu.

Obat yang paling umum diresepkan untuk serangan kecemasan akut adalah benzodiazepin.

Untuk jangka panjang, dokter biasanya meresepkan obat antidepresan. Namun, penggunaan obat tersebut memerlukan pengawasan dokter.

https://health.kompas.com/read/2020/08/28/180400468/mengapa-banyak-orang-sering-merasa-cemas-di-malam-hari-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.