Salin Artikel

5 Gejala Batu Empedu yang Perlu Diwaspadai

KOMPAS.com – Batu empedu adalah endapan cairan pencernaan yang mengeras yang terbentuk di kantong empedu.

Kantung empedu sendiri adalah organ kecil berbentuk seperti buah pir di sisi kanan perut, tepat di bawah hati.

Kantung empedu menampung cairan pencernaan yang disebut empedu yang dilepaskan ke usus kecil.

Melansir Mayo Clinic, batu empedu bisa terbentuk dengan beragam ukuran, mulai dari sekecil butiran pasir hingga sebesar bola golf.

Beberapa orang mungkin saja bisa mengembangkan hanya satu batu empedu, tapi yang lain dapat mengembangkan banyak batu empedu pada saat yang bersamaan.

Orang yang mengalami gejala dari batu empedu biasanya memerlukan operasi pengangkatan kandung empedu.

Sedangkan, batu empedu yang tidak menimbulkan tanda dan gejala apa pun biasanya tidak memerlukan perawatan.

Gejala batu empedu

Melansir Cleveland Clinic, gejala batu empedu dapat bervariasi pada masing-masing pendritanya, terutama tergantung pada ukuran batu empedu yang terbentuk.

Jika batu empedu yang muncul kecil dan tidak menyebabkan sumbatan, penderitanya kemungkinan tak akan merasakan gejala batu empedu dan tidak memerlukan pengobatan.

Sementara, apabila batu empedu menyebabkan gejala, beberapa kondisi ini mungkin termasuk:

  1. Nyeri di perut bagian tengah atas atau perut kanan atas
  2. Nyeri terkait di bahu kanan
  3. Nyeri dada
  4. Mual dan muntah
  5. Penyakit kuning (warna kuning pada kulit dan mata)

Nyeri adalah gejala utama yang dialami kebanyakan orang dengan batu empedu.

Nyeri ini stabil dan dapat berlangsung dari sekitar 15 menit hingga beberapa jam.

Sementara, episode gejala batu empedu yang bisa parah biasanya baru mereda setelah satu sampai tiga jam atau lebih.

Meski tidak nyaman, orang yang mengalami serangan menyakitkan ini biasanya tidak berada dalam bahaya medis apa pun.

Namun, kondisi ini tak boleh dibiarkan begitu saja.

Pasalnya, batu empedu jika tidak ditangani dapat menyebabkan kolesistitis akut, yakni kondisi lebih serius karena kandung empedu benar-benar meradang.

Kondisi ini terjadi jika batu menyumbat saluran kistik yang meningkatkan tekanan di dalam kantong empedu.

Keadaan ini mungkin memerlukan antibiotik, rawat inap, dan bahkan pembedahan segera.

Jadi, jangan ragu untuk segera pergi ke dokter jika Anda mengalami keluhan yang dicurigai sebagai gejala batu empedu.

Batu yang keluar dari kantong empedu dan masuk ke saluran empedu biasanya dapat menyebabkan penyumbatan total pada saluran dengan penyakit kuning, infeksi, dan pankreatitis.

Jika mengalami hal itu, Anda mungkin akan merasakan nyeri di beberapa tempat, termasuk:

  • Bagian atas perut, di sisi kanan
  • Di antara tulang belikat
  • Di bawah bahu kanan

Saat orang mengalami nyeri dengan batu empedu, hal itu terkadang disebut sebagai serangan kantung empedu atau kolik bilier.

Ada dua kondisi khusus yang dapat menyerupai gejala batu empedu.

Pertama, beberapa kantong empedu mengandung endapan kental, yang belum terbentuk menjadi batu sebenarnya.

Terkadang endapan dirasakan menyebabkan gejala yang mirip dengan nyeri batu empedu yang sebenarnya.

Kedua, ada kondisi tidak umum yang disebut kolesistitis akalkulus, saat kandung empedu meradang, tetapi tidak ada batu.

Kondisi ini biasanya diobati dengan operasi pengangkatan kantong empedu.

Untuk menjadi kewaspadaan, Anda mungkin memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan batu empedu jika:

https://health.kompas.com/read/2020/10/19/133100668/5-gejala-batu-empedu-yang-perlu-diwaspadai

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Batu Ginjal
Batu Ginjal
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.