Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

10 Penyebab Penyakit Hati dan Ciri Gejalanya

KOMPAS.com – Liver atau hati adalah organ seukuran bola yang berada di bawah tulang rusuk.
Hati bekerja sebagai pabrik pemrosesan tubuh.

Di antara lebih dari 500 tugasnya adalah mengubah makanan dari usus kecil menjadi zat yang dapat membantu tubuh menyerap lemak dan melawan penyakit, menimbun energi, serta menyaring dan membersihkan darah.

Meskipun liver adalah organ terbesar di dalam tubuh, mungkin sulit untuk menentukan rasa sakit dari organ ini.

Di mana, rasa sakit yang muncul ketika liver mengalami masalah tak melulu pasti berada di sisi kanan perut, letak organ tersebut.

Bergantung pada penyebabnya, liver yang sakit dapat muncul sebagai nyeri di bagian tengah depan perut, di punggung, atau bahkan bahu.

Hati sebenarnya tidak memiliki reseptor rasa sakit.

Biasanya, nyeri terjadi karena selaput yang mengelilinginya meradang akibat penyakit atau cedera.

Berikut ini adalah beragam penyebab penyakit liver dan ciri gejalanya yang perlu diwaspadai:

1. Infeksi virus hepatitis

Hepatitis adalah peradangan pada hati atau liver.

Tiga jenis penyakit hepatitis yang paling umum adalah hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C.

Penyakit ini disebabkan oleh virus berbeda yang menginfeksi hati.

Melansir WebMD, hepatitis dapat menyebabkan rasa sakit di sisi kanan atas perut, tempat hati berada.

Tanda atau gejala hepatitis lainnya termasuk:

  • Kencing berwarna gelap
  • Kulit atau mata kuning (dikenal sebagai penyakit kuning)
  • Kelelahan
  • Mual dan atau muntah

2. Hepatitis alkoholik

Hepatitis alkoholik terjadi ketika terlalu banyak alkohol membebani dan mengobarkan hati.

Nyeri akibat hepatitis alkoholik dapat membuat perut terasa lunak karena terjadi penumpukan cairan di perut.

Penderita gangguan ini juga kemungkinan besar akan menunjukkan gejala berikut:

3. Penyakit perlemakan hati atau fatty liver

Terlalu banyak berat badan, diabetes, atau diet tinggi kolesterol dapat membuat terlalu banyak lemak menumpuk di hati.

Seiring waktu, hal itu dapat melukai hati dan mencegahnya melakukan tugas semestinya.

Penyakit perlemakan hati biasanya tidak menimbulkan gejala.

Tapi, itu bisa membuat penderitanya merasa lelah atau memberi nyeri tumpul yang konstan baik di bagian kanan atas perut atau di sekitarnya.

4. Sindrom Fitz-Hugh-Curtis

Sindrom Fitz-Hugh-Curtis adalah kondisi langka pada wanita yang menyebabkan rasa sakit mendadak dan parah di bagian kanan atas perut yang mungkin menyebar ke lengan dan bahu.

Sindrom Fitz-Hugh-Curtis adalah infeksi bakteri. Ini terjadi ketika jaringan di sekitar hati meradang (dokter mungkin menyebutnya perihepatitis) dan dapat mempengaruhi lapisan perut.

Penderita Sindrom Fitz-Hugh-Curtis juga akan sering mengalami demam, menggigil, sakit kepala, dan merasa mual.

5. Abses atau kista hati

Infeksi bakteri, jamur, atau parasit di hati dapat membentuk abses atau kantong nanah.

Jika kondisi ini terjadi, sisi kanan atas perut penderita mungkin akan terasa lunak.

Dokter mungkin bisa merasakan bahwa hati pasien membesar.

Biasanya, penderita juga akan mengalami demam dan menggigil.

Kista juga merupakan kantung cairan, tetapi biasanya tidak terinfeksi.

Jika besar, kita mungkin membuat penderitanya tidak nyaman, terutama karena akan merasa “kenyang” di perut.

Kista terkadang bisa berdarah, yang bisa menyebabkan rasa sakit yang tiba-tiba dan parah di perut kanan atas dan bahu.

6. Sindrom Budd-Chiari

Sindrom Budd-Chiari adalah kelainan yang jarang terjadi akibat penyempitan pembuluh darah, sehingga darah dan cairan mengalir dari hati.

Melansir Medical News Today, sindrom Budd-Chiari bisa disebabkan oleh pembekuan darah dan pembengkakan di hati.

Seringkali, itu akan membuat perut bagian kanan atas penderitanya sakit.

7. Trombosis vena portal

Vena portal adalah pembuluh yang membawa darah ke hati dari usus.

Jika gumpalan darah menghalangi vena, seseorang mungkin akan merasakan nyeri tiba-tiba di bagian kanan atas perut.

Penderita juga mungkin mengalami pembengkakan di perut dan demam.

8. Cedera hati

Hati dapat terluka setelah kecelakaan, jatuh, dan trauma lainnya.

Jika hati berdarah, biasanya seseorang akan merasakan sakit atau nyeri di perut dan bahu kanan.

Mereka mungkin juga mengalami tanda-tanda syok karena kehilangan darah.

9. Kanker hati

Seseorang biasanya tidak akan merasakan sakit sampai kanker hati berkembang ke tahap selanjutnya.

Begitu mulai merasa sakit, itu bisa muncul di mana saja mulai dari perut hingga bahu.

Dokter mungkin bisa merasakan benjolan dengan menekan sisi kanan perut.

Seseorang yang menderita kanker hati juga bisa mengalami sejumlah gejala berikut:

10. Batu empedu

Kantung empedu terselip tepat di bawah hati.

Jadi batu empedu dapat menyebabkan rasa sakit yang mungkin disalahartikan berasal dari hati.

Ketika mengalami batu empedu, seseorang mungkin mengalami nyeri tiba-tiba yang memburuk dengan cepat.

Nyeri batu empedu mungkin terletak di tengah atau kanan perut bagian atas, di antara tulang belikat, atau di bahu kanan.

Pada dasarnya, jika Anda mencurigai memiliki gejala penyakit hati, sangat dianjurkan untuk segera menemui dokter.

Deteksi dini penyakit liver bisa mendukung proses pengobatan atau kesembuhan.

Secara umum, berikut ini adalah tanda-tanda bahwa Anda memerlukan perawatan medis segera:

https://health.kompas.com/read/2020/11/15/200500868/10-penyebab-penyakit-hati-dan-ciri-gejalanya

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke