Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kapan Harus ke Dokter Ketika Sembelit?

KOMPAS.com – Mengetahui kapan harus ke dokter ketika sembelit penting untuk mencegah kondisi lebih parah terjadi.

Sembelit sering didefinisikan sebagai kondisi ketika buang air besar (BAB) jarang terjadi, yakni setidaknya kurang dari tiga kali dalam seminggu.

Sembelit juga dapat dipahami sebagai tinja yang sulit dikeluarkan.

Merangkum WebMD, sembelit sering kali disebabkan oleh beberapa kondisi berikut:

  • Perubahan pola makan atau rutinitas makan
  • Tidak cukup makan serat
  • Dehidrasi
  • Kondisi medis tertentu, seperti diabetes, lupus, hipotiroidisme
  • Efek samping obat-obatan tertentu, seperti opioid, diuretik, penghambat saluran kalsium
  • Tidak cukup aktivitas fisik
  • Gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar (IBS)

Kapan harus ke dokter ketika sembelit?

Dalam banyak kasus, sembelit biasanya hanya menjadi masalah kesehatan jangka pendek yang dapat diatasi dengan perawatan mandiri.

Namun terkadang, sembelit atau konstipasi bisa saja memerlukan perawatan medis.

Merangkum Health Line, jika ada pertanyaan mengenai kapan harus ke dokter ketika sembelit, secara umum jawabannya adalah ketika seseorang mengalami perubahan kebiasaan BAB yang tidak dapat dijelaskan dan terus-menerus.

Sementara, ketika gejala berikut terjadi bersamaan dengan sembelit, seseorang berarti memerlukan bantuan medis darurat:

  • Sakit perut yang intens atau terus-menerus
  • Muntah-muntah
  • Perut kembung
  • BAB berdarah

Penyebab sembelit dan sakit perut kronis

Jika Anda mengalami sembelit, merasakan sakit perut adalah hal yang wajar. Hal itu sering kali terjadi hanya karena keinginan untuk BAB atau penumpukan gas.

Tapi, kejadian sakit perut yang intens atau terus-menerus bersamaan dengan sembelit bagaimanapun bisa menjadi indikasi adanya kondisi lebih serius yang membutuhkan perhatian medis segera.

Ini termasuk:

Penyebab sembelit dan muntah

Jika Anda mengalami sembelit dan muntah, itu mungkin pertanda impaksi feses.

Impaksi feses terjadi ketika feses yang besar dan keras tersangkut di usus besar dan tidak dapat didorong keluar.

Impaksi feses adalah situasi yang sangat berbahaya dan membutuhkan perhatian medis segera.

Penyebab sembelit dan perut kembung

Perut kembung yang menyakitkan mungkin merupakan tanda obstruksi usus yang serius.

Kondisi ini memerlukan perawatan medis segera.

Perut kembung juga bisa disebabkan oleh

Penyebab sembelit dan BAB berdarah

Jika setelah cebok Anda melihat sedikit darah berwarna merah cerah di tisu toilet, kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh luka goresan di area rektal atau wasir.

Pada umumnya kondisi ini relatif mudah untuk diobati dan tidak menimbulkan kekhawatiran yang besar.

Namun, jika Anda melihat lebih cukup banyak darah pada tisu toilet atau pada tinja itu sendiri, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Anda juga perlu berbicara dengan dokter jika memiliki tinja berwarna gelap. Pasalnya, hal itu bisa menjadi tanda adanya pendarahan di bagian atas saluran pencernaan.

Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab BAB berdarah yang terjadi bersamaan dengan sembelit:

https://health.kompas.com/read/2021/05/02/030100568/kapan-harus-ke-dokter-ketika-sembelit-

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke