Salin Artikel

Kenali Gejala Cedera Kepala Ringan, Sedang, Parah

Cedera kepala bisa ringan seperti benjolan atau memar, sedang seperti luka di kepala, atau parah seperti gegar otak atau pendarahan otak.

Masalah kesehatan ini sulit diprediksi apabila hanya dilihat sekilas. Beberapa cedera kepala ringan mengeluarkan banyak darah.

Namun, ada beberapa kasus cedera kepala berat yang tidak berdarah dan sekilas tidak parah tapi memicu efek kerusakan otak dalam jangka panjang.

Untuk itu, penting bagi setiap orang untuk melakukan pemeriksaan ke dokter ketika mengalami cedera kepala.

Sebelum mengenali beberapa gejala cedera kepala ringan, sedang, atau parah, ketahui dulu beberapa penyebabnya.

Penyebab cedera kepala ringan, sedang, parah

Melansir Healthline, penyebab cedera kepala utamanya berasal dari benturan dan goncangan pada kepala. Kondisi ini umumnya terjadi lantaran:

  • Goncangan pada kepala, terutama pada bayi dan anak kecil
  • Kecelakaan
  • Jatuh
  • Pukulan di kepala
  • Cedera olahraga

Biasanya, tengkorak dapat melindungi otak dari bahaya cedera kepala yang serius.

Tapi, cedera kepala parah terkadang bisa memengaruhi tulang belakang sampai berdampak fatal.

Gejala cedera kepala ringan

Dilansir dari Johns Hopkins Medicine, beberapa gejala cedera kepala ringan, antara lain:

Gejala cedera kepala sedang dan parah

Gejala cedera kepala sedang dan parah meliputi beberapa gejala cedera kepala ringan di atas ditambah:

  • Pingsan atau hilang kesadaran
  • Sakit kepala parah tak kunjung sembuh
  • Mual dan muntah berulang-ulang
  • Gangguan daya ingat, seperti susah mengingat peristiwa yang traumatis atau terkait cedera
  • Bicara jadi cadel
  • Susah berjalan
  • Separuh bagian tubuh lumpuh
  • Badan berkeringat
  • Kulit pucat
  • Kejang
  • Ada darah atau cairan bening yang mengalir dari telinga atau hidung
  • Salah satu pupil (bagian gelap di tengah mata) melebar atau terlihat lebih besar saat terkena cahaya
  • Ada luka besar dan dalam di kulit kepala
  • Koma
  • Kondisi sadar tapi tidak dapat bicara dan bergerak

Gejala cedera kepala terkadang mirip masalah kesehatan lain seperti stroke. Selalu konsultasikan ke dokter apabila Anda mengalami cedera kepala.

Pemeriksaan cedera kepala

Setiap cedera kepala, termasuk yang ringan, tetap memerlukan pemeriksaan atau evaluasi medis dari dokter.

Untuk melihat kondisi dan imbas cedera kepala, dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik, menanyai riwayat gejala cedera kepala, dan memeriksa ada tidaknya trauma pada kepala yang menyebabkan gangguan saraf.

Selain pemeriksaan fisik, dokter juga jamak merekomendasikan penderita cedera kepala untuk menjalani tes darah, pemeriksaan sinar-X, CT scan, elektroensefalogram (EEG), dan MRI.

https://health.kompas.com/read/2021/10/14/220100168/kenali-gejala-cedera-kepala-ringan-sedang-parah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.