Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

7 Penyebab Rambut Rontok pada Pria dan Cara Mengatasinya

Namun, ada beberapa hal di luar faktor alami ini yang menyebabkan pria merasakan rambut rontok parah sampai botak.

Sekitar dua per tiga pria biasanya mengalami rambut rontok ketika usianya sudah menginjak pertengahan 30 tahunan.

Tanpa dukungan perawatan yang tepat, tidak menutup kemungkinan pria jadi botak karena rambut rontok berlebihan.

Untuk mengenal lebih jauh masalah kesehatan umum ini, ketahui penyebab umum rambut rontok pada pria dan cara mengatasinya berikut.

Penyebab rambut rontok pada pria

Dilansir dari Verywell Health, ada beberapa penyebab rambut rontok pada pria, antara lain:

  • Efek samping operasi atau penyakit berat

Setelah menjalani operasi besar atau pulih dari penyakit berat seperti Covid-19, sebagian orang mengalami rambut rontok berlebihan. Kondisi ini dapat berlangsung beberapa minggu setelah operasi atau sakit.

  • Efek samping obat tertentu

Beberapa jenis obat untuk mencegah pembekuan darah, obat kemoterapi untuk perawatan kanker, dan sejumlah obat antidepresan biasanya memiliki efek memicu rambut rontok.

  • Perubahan hormon

Pria memiliki hormon testosteron untuk mengontrol pertumbuhan otot sampai gairah seks. Ketika tubuh mengubah testosteron menjadi dihidrotestosteron (DHT), efeknya rambut bisa rontok berlebihan.

  • Penyakit tiroid

Penyakit tiroid baik hipertiriod maupun hipotiroid juga bisa menyebabkan gejala rambut rontok. Hal ini disebabkan gangguan tiroid merangsang tubuh mengubah hormon testosteron menjadi dihidrotestosteron.

  • Stres

Banyak tekanan atau stres fisik dan mental juga bisa memicu rambut rontok berlebihan. Umumnya, rambut kembali normal dan tidak rontok lagi setelah stres terkendali.

  • Penyakit autoimun

Penyakit autoimun alopecia areata menyebabkan folikel atau kantong kelenjar rambut rusak. Kondisi ini tak hanya membuat rambut rontok di bagian kepala, tapi juga alis atau tempat lain yang ditumbuhi rambut.

  • Infeksi jamur

Di luar kondisi di atas, penyebab rambut rontok pada pria juga bisa berasal dari infeksi jamur yang menyerang kulit kepala.

Perlu diketahui, rambut rontok pada pria yang tidak terkait faktor genetik umumnya bisa sembuh atau tidak permanen. Rambut dapat kembali normal setelah penyakit atau akar penyebab masalah diatasi.

Cara mengatasi rambut rontok pada pria

Perawatan yang tepat dapat membantu mengatasi rambut rontok pada pria. Melansir Men’s Health, berikut beberapa di antaranya:

  • Minta dokter untuk meresepkan obat rambut rontok seperti minoxidil. Obat oles ini dapat membantu mencegah rambut rontok dengan cara melancarkan aliran darah ke folikel rambut
  • Apabila perawatan dengan obat tidak mempan mengatasi rambut rontok, jajal perawatan dengan laser
  • Gunakan sampo yang mengandung ketoconazole. Sampo ini dapat mengatasi ketombe sekaligus mencegah rambut rontok
  • Cukupi kebutuhan vitamin D setiap hari. Kekurangan zat gizi ini bisa menyebabkan pertumbuhan rambut terhambat
  • Jika rambut rontok disebabkan peradangan kronis dan penyakit autoimun, dokter biasanya meresepkan obat antiperadangan
  • Coba rutin jalankan meditasi dan jaga pikiran agar tetap rileks. Caranya bisa dengan menjalankan hobi, sempatkan latihan pernapasan dalam, dan rajin olahraga
  • Tingkatkan asupan zat besi dengan rutin mengonsumsi bayam, telur, atau protein hewani. Kekurangan zat besi juga bisa menyebabkan rambut rontok

Apabila beragam cara mengatasi rambut rontok pada pria di atas sudah dijajal tapi masalah kesehatan ini tak kunjung sembuh, segera konsultasikan pada ahlinya sebelum rambut rontok semakin parah.

https://health.kompas.com/read/2022/01/12/080100068/7-penyebab-rambut-rontok-pada-pria-dan-cara-mengatasinya

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke