Salin Artikel

Tanda-tanda Orang Memiliki Kerusakan Otak

KOMPAS.com - Banyak hal yang dapat menjadi tanda-tanda orang memiliki kerusakan otak.

Kerusakan otak adalah cedera yang menyebabkan rusaknya atau memburuknya sel-sel otak.

Mengutip WebMD, kerusakan otak dibedakan dalam 2 jenis, yaitu:

  • Cedera Otak Traumatis (TBI): disebabkan oleh kekuatan eksternal, seperti pukulan ke kepala yang menyebabkan otak terguncang di dalam tengkorak atau merusak tengkorak. Pada gilirannya dapat merusak otak.
  • Acquired Brain Injury (ABI): kerusakan otak yang terjadi pada tingkat sel. Hal ini paling sering dikaitkan dengan tekanan pada otak. Ini bisa berasal dari tumor atau akibat penyakit saraf, seperti pada kasus stroke.

Semua cedera otak traumatis adalah cedera kepala. Namun, cedera kepala belum tentu cedera otak.

Kemudian mengutip Medicine Net, tanda-tanda kerusakan otak itu dibedakan dalam beberapa kategori, yaitu:

Tanda-tanda

Berikut rinciannya menurut masing-masing kategori:

Kognitif

Mengutip Medicine Net, tanda-tanda kognitif dari kerusakan otak meliputi:

  • Kesulitan memproses informasi
  • Kesulitan dalam mengungkapkan pikiran
  • Kesulitan memahami orang lain
  • Rentang perhatian yang diperpendek
  • Ketidakmampuan untuk memahami konsep abstrak
  • Gangguan kemampuan dalam mengambil keputusan
  • Hilang ingatan

Persepsi

Mengutip Medicine Net, tanda-tanda persepsi yang mencerminkan kerusakan otak meliputi:

Fisik

Mengutip Medicine Net, tanda-tanda fisik yang mencerminkan kerusakan otak meliputi:

  • Sakit kepala terus-menerus (persisten)
  • Kelelahan mental yang ekstrem
  • Kelelahan fisik yang ekstrem
  • Kelumpuhan
  • Kelemahan
  • Tremor
  • Kejang
  • Kepekaan terhadap cahaya
  • Gangguan tidur
  • Bicara cadel
  • Penurunan kesadaran

Perilaku/emosional

Mengutip Medicine Net, tanda-tanda perilaku/emosional yang mencerminkan kerusakan otak meliputi:

Penyebab

Mengutip WebMD, kerusakan otak dapat terjadi sebagai akibat dari berbagai cedera, penyakit, atau kondisi.

Misalnya ketika otak kekurangan oksigen untuk waktu yang lama, saat itu kerusakan otak dapat terjadi.

Karena perilaku berisiko tinggi, laki-laki antara usia 15-24 tahun adalah yang paling rentan mengalami kerusakan otak.

Anak-anak kecil dan orang tua juga memiliki risiko yang lebih tinggi.

Penyebab cedera otak traumatis meliputi:

  • Kecelakaan mobil
  • Pukulan ke kepala
  • Cedera saat olahraga
  • Jatuh atau kecelakaan
  • Kekerasan fisik

Penyebab cedera otak didapat meliputi:

https://health.kompas.com/read/2022/05/10/170000768/tanda-tanda-orang-memiliki-kerusakan-otak

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.