Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cara Meningkatkan Jumlah Sperma, Pria Wajib Tahu

KOMPAS.com - Memiliki momongan adalah impian sebagian besar pasangan yang telah menikah.

Namun, tak sedikit juga pasangan yang sudah berumahtangga belum dikaruniai buah hati.

Jika hal itu terjadi, kebanyakan faktor kesuburan pihak wanita yang disalahkan. Padahal, peluang memiliki keturunan juga bergantung pada kesuburan pia.

Pria juga bisa mengalami penurunan kesuburan yang umumnya dikaitkan dengan kadar teseron rendah.

Rendahnya kadar testeron juga menyebabkan jumlah sperma lebih sedikit. Akibatnya, kemungkinan bereporduksi juga lebih rendah.

Akan tetapi, memiliki kadar testeron yang rendah tidak serta merta membuat impian Anda menimang buah hati tak terwujud.

Di zaman sekarang ini, ilmu kedokteran sudah semakin canggih sehingga ada kemungkinan untuk meningkatkan peluang Anda memiliki buah hati.

Peran testosteron dalam kesuburan

Pada orang yang kadar testosteronnya dalam batas normal, satu ejakulasi bisa mengandung lebih dari 15 juta sperma per mililiter.

Jika kadar testosteron Anda rendah, jumlah sperma Anda mungkin juga rendah, yang menurunkan peluang pasangan Anda untu hamil.

Proses pembentukan sperma sendiri dimulai dari kelenjar pituari. Kelenjar tersebut menghasilkan dua hormon, yakni hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon luteinizing (LH).

LH memberitahu testis Anda untuk membuat testosteron. Testosteron kemudian bekerja dengan FSH untuk menghasilkan sperma.

Untuk menghasilkan sperma, tubuh membutuhkan banyak testosteron. Jika testosteron Anda rendah, sperma yang dihasilkan juga lebih sedikit.

Hidup dengan testosteron rendah tak hanya memengaruhi fungsi seksual Anda, tetapi juga membuat libido rendah Anda Anda rendah mengalami disfungsi ereksi.

Semua kombinasi faktor tersebut bisa menurunkan peluang pembuahan.

Cara Meningkatkan jumlah sperma

Banyak orang berpikir terapi testosteron akan meningkatkan jumlah sperma. Faktanya, saat Anda melakukan terapi tersebut, tubuh akan berpikir bahwa Anda memiliki banyak pasokan testosteron.

Akibatnya, jumlah testosteron di testis tidak akan bertambah. Faktanya, terapi testosteron dapat mengurangi jumlah sperma lebih banyak.

Cara terbaik untuk meningkatkan jumlah sperma adalah dengan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Beberapa cara yang telah terbukti dapat meningkatkan produksi sperma, antara lain:

  • Mengelola penyakit kronis melalui diet, olahraga, dan perubahan gaya hidup lainnya.
  • Suntikan human chorionic gonadotropin (HCG) - terapi hormon yang dapat membantu testis Anda meningkatkan kadar testosteron dalam testis Anda dan meningkatkan produksi sperma.
  • Tidak merokok.
  • Tidak menggunakan obat-obatan terlarang.
  • Membatasi penggunaan alkohol.

https://health.kompas.com/read/2022/08/30/140000168/cara-meningkatkan-jumlah-sperma-pria-wajib-tahu

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+