Bebaskan Bayi dari Racun Tersembunyi

Kompas.com - 26/10/2010, 15:31 WIB
EditorLusia Kus Anna

Di usia dini, sedapat mungkin minimalkan paparan bayi Anda dari zat-zat kimia berbahaya. Namun perlu diketahui racun juga bisa tersembunyi dalam perabot atau barang-barang plastik.

BPA dalam botol Botol susu, gelas plastik dan alat makan bayi lainnya mungkin mengandung bisphenol-A (BPA), yang membuat plastik tampak bening dan antipecah. BPA dapat menyebabkan cacat bawaan kanker, pembentukan genital yang abnormal, serta pubertas dini. Botol beling tidak mengandung zat kimia berbahaya. Jika lebih suka mengunakan plastik, pilihlah yang bebas BPA.

Bebek beracun Bebek karet mainan dan sejenisnya sekitar 50 persen bahan pembuatnya adalah phthalates, zat kimia yang terkait dengan kejadian kanker dan obesitas. Phthalates juga bisa mengganggu endokrin, sehingga bisa berpengaruh buruk pada hormonal. Lebih baik pilih mainan dari kayu atau katun organik.

Perabot Almari, meja, dan kursi yang terbuat dari kayu lapis (tripleks, multipleks) mengandung formaldehyde, karsinogenik yang memicu sakit kepala, radang saluran napas, ruam kulit pada anak-anak dan orang dewasa. Ganti saja dengan barang dari kayu jati, sungkai, dan sejenisnya.

Cat tembok Pilih cat tanpa VOC (Volatile Organic Compounds) atau berkadar VOC rendah (kurang dari 10 mg per liter) karena bila terhirup bisa membahayakan kesehatan.

Karpet Banyak karpet mengandung zat kimia dan mudah menimbulkan banyak debu dalam ruangan. Juga terdapat zat pemicu kanker seperti xylene dan benzene yang bisa menyebabkan alergi dan masalah lain pada saluran pernapasan.

Jika terpaksa memasang karpet, bersihkan dengan alat pengisap debu (vakum) yang dilengkapi penyaring HEPA untuk membantu meminimalkan paparan tungau dan alergen lainnya. Gunakan juga bahan pembersih bebas racun. (GHS/rin)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.