Nikah dan Cerai Bikin Tubuh "Melar"

Kompas.com - 23/08/2011, 15:21 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Sebuah penelitian menyatakan, baik pernikahan maupun perceraian sama-sama bisa berdampak terhadap penambahan berat badan yang drastis, terutama setelah menginjak usia lebih dari 30 tahun.

Hasil riset melibatkan lebih dari 10.000 orang pada tahun 1986 hingga 2008 menunjukkan, baik pria maupun wanita sama-sama berisiko mengalami penambahan berat badan dua tahun setelah awal menikah atau bercerai. Tapi ada perbedaan yang jelas terlihat antara pria dan wanita dalam hal ukuran pinggang, khususnya pada mereka yang pernikahannya berakhir traumatis.

Para peneliti dari Ohio State University menggunakan data dari survei nasional di mana pria dan wanita ditimbang setiap tahun untuk melihat berapa kilogram berat yang mereka peroleh atau hilang dalam dua tahun setelah pernikahan atau perceraian.

Hasilnya, setelah usia berada di atas 30 tahun, terlihat ada sedikit perubahan pada bobot antara lelaki dan perempuan. Tetapi setelahnya, peluang penambahan berat badan setelah menikah atau perceraian terus naik sampai usia 50 tahun.

Penelitian menyimpulkan, baik pria dan wanita, cenderung lebih mudah mengalami penambahan berat badan dalam dua tahun setelah perceraian atau pernikahan di banding mereka yang tidak pernah menikah.

"Jelas, efek transisi perkawinan terhadap perubahan berat badan berbeda berdasarkan jenis kelamin. Perceraian bagi pria berdampak pada penambahan berat badan. Sedangkan pernikahan bagi perempuan akan berdampak pada kenaikan berat yang mungkin cukup besar dan bisa menimbulkan risiko kesehatan," ungkap Dmitry Tumin, peneliti yang memimpin studi ini.

Riset yang dipublikasikan pada pertemuan tahunan American Sociological Association di Las Vegas AS ini tidak menyebutkan alasan mengapa lingkar pinggang pra dan wanita merespon secara berbeda terhadap pernikahan dan perceraian.

Tetapi Prof Zhenchao Qian, salah seorang peneliti, mengatakan: "Perempuan yang sudah menikah memiliki peran (pekerjaan) lebih besar di  rumah dibandingkan laki-laki, dan mereka mungkin memiliki sedikit waktu untuk berolahraga dan tetap fit dibandingkan wanita yang belum menikah.”

"Di sisi lain, penelitian menunjukkan bahwa pria menikah mendapat manfaat kesehatan dari pernikahan. Dan mereka akan kehilangan manfaat tersebut ketika harus bercerai, yang berdampak pada kenaikan berat badan mereka," tambahnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.