"Video Games" Kekerasan Pengaruhi Otak

Kompas.com - 05/12/2011, 16:49 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com — Kebiasaan memainkan video games bertema kekerasan diduga kuat dapat mengubah perubahan di area otak yang mengendalikan emosi. Meski perubahan ini bersifat sementara, tetapi hal ini ikut memicu perilaku agresif.

Hasil pemindaian otak terhadap 11 orang pria muda yang bermain video games bertema kekerasan selama 10 jam dalam satu minggu menunjukkan adanya penurunan aktivitas di area otak yang berkaitan dengan perhatian dan pengambilan keputusan. Hal ini juga akan memicu sikap agresif.

Para pria yang terlibat dalam penelitian ini sebelumnya sangat jarang memainkan video games kekerasan. Pada akhir penelitian, setelah selama 7 hari mereka diminta menonton dan memainkan video games, para peneliti memindai aktivitas otak mereka.

Hasilnya diketahui adanya perubahan aktivitas pada otak mereka. "Namun, belum diketahui efeknya jika kebiasaan main video games dilakukan selama bertahun-tahun lamanya," kata Vincent Mathews, salah seorang peneliti.

Namun, menurut Michael Lipton, peneliti dari Albert Einstein College of Medicine, hasil penelitian tersebut masih sangat awal.

"Sudah cukup banyak studi yang menunjukkan dampak paparan lingkungan terhadap perilaku seseorang. Memang akan tampak perubahan pada aktivitas otak, tetapi biasanya sementara," katanya.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang dampak video games dalam perilaku seseorang, Lipton dan timnya kini berencana untuk melakukan penelitian lanjutan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.