2011, Latihan Kardio Paling Digemari

Kompas.com - 24/12/2011, 14:21 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com - Berolahraga di pusat kebugaran menjadi salah satu pilihan masyarakat urban dalam menerapkan pola hidup sehat. Latihan fisik tak hanya untuk kebugaran atau meningkatkan stamina, namun juga untuk membakar kalori dengan tujuan utamanya menurunkan berat badan. Latihan kardio dan olahraga bersifat aerobik banyak digemari sepanjang 2011.

Perkembangan latihan fisik di dua pusat kebugaran di Jakarta menunjukkan faktanya. Jumlah keanggotaan di pusat kebugaran terus bertambah seiring dengan meningkatnya kesadaran untuk hidup sehat. Bahkan, salah satu klub kebugaran akan menambah klub baru tahun depan, di Jakarta. Ini semakin menunjukkan kebutuhan akan hidup sehat dengan berolahraga melalui pusat kebugaran semakin bertumbuh. Tak hanya klub baru yang bermunculan, program baru juga terus diciptakan untuk memberikan variasi latihan.

Fitness First Indonesia misalnya, pada Desember 2011, mengenalkan kombinasi latihan freestyle dengan Muaythai. Tak tanggung-tanggung, Stephan Fox, mantan juara dunia dan Wakil Ketua World Muaythai Council (WMC) didatangkan langsung ke Indonesia untuk mengajarkan Muaythai kepada 190 personal trainers klub kebugaran jaringan waralaba yang berdiri pertama kali di Plaza Semanggi Jakarta pada 2005 ini.

Sementara Gold's Gym, menawarkan program latihan fisik dengan tari perut untuk membantu perempuan mencapai tujuan penampilan selain tetap bugar karenanya. Pusat kebugaran yang merambah pasar Indonesia dengan membuka cabang pertamanya di Menteng Huis, Cikini, Jakarta Pusat, 2006 silam ini, melihat kebutuhan perempuan untuk tampil ideal dan bugar sebagai pertimbangan dalam menawarkan latihan fisik tahun depan.

Kardio jadi primadona
Jika kembali ke 2011, penggemar fitness di Fitness First juga Gold's Gym masih lebih banyak memilih latihan kardio. Latihan kekuatan otot tetap menjadi pilihan, namun daya tariknya belum sehebat kardio.

"RPM (sepeda statis-RED) dan latihan yang bersifat aerobik banyak peminat," kata Susanto, pelatih kebugaran dari Gold's Gym kepada Kompas Female di sela temu media Pizza Marzano, di Jakarta, belum lama ini.

Menurut pria yang akrab disapa Anto ini latihan aerobik yang membakar kalori lebih banyak dipilih, terutama untuk perempuan. Sementara latihan kekuatan otot cenderung dihindari perempuan.

"Rata-rata perempuan tak suka latihan beban, khawatir tubuhnya menjadi berotot dan besar. Sebenarnya ini pemahaman yang keliru. Hormon perempuan dan laki-laki berbeda, jadi meskipun perempuan latihan otot, hasilnya takkan besar seperti pada pria. Hal ini memang masih perlu diedukasi lebih jauh," jelasnya.

Latihan kardio, kekuatan otot, dan freestyle dengan bantuan personal trainers merupakan aktivitas fisik yang jadi tren di Fitness First sepanjang 2011, kata Julia Nurdin, Marketing Manager Fitness First Indonesia.

"Freestyle training berkembang pesat pada 2011. Setiap pagi, pukul 06:00-09:00, di klub Senayan City, semua anggota didampingi personal trainer saat latihan. Dengan personal trainer, tujuan fitness lebih jelas ditambah lagi dengan konsultasi menu makanan yang turut mendukung latihan," jelas Julia kepada Kompas Female di sela kegiatan Training of Trainers di Assembly Hall Plaza Bapindo, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.