Kompas.com - 10/07/2012, 14:35 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Musim panas yang sedang dialami di belahan bumi utara termasuk Amerika Serikat ternyata bisa menyebabkan kematian. Bagaimana hal ini dapat terjadi?

Chris Minson, seorang ahli fisiologi lingkungan dari University of Oregon di Eugene, menyatakan bahwa cuaca panas itu sebenarnya tidak berbahaya. Akan tetapi, perpaduan antara suhu panas, kelembaban tinggi, dan kondisi kesehatan, dapat mendorong suhu tubuh seserang mencapai zona bahaya yakni hingga 40 derajat Celsius.

Saat itu, sistem organ mulai tidak teratur dan rusak, jantung pun mengalami stres berlebihan."Jika dengan berbagai cara kita tidak bisa mengimbangi suhu panas dari luar untuk melindungi suhu tubuh internal, di saat itulah masalah muncul," kata Minson.

Tubuh manusia sebenarnya mampu menyesuaikan diri dengan baik terhadap suhu tinggi. Ini terlihat dalam ketahanan seorang atlet lari jarak jauh atau balap sepeda. Mereka kerap berkompetisi di padang pasir panas dan tandus tanpa mengkhawatirkan terjadinya overheating.

Secara alamiah, tubuh manusia memiliki cara tersendiri untuk mengatasi suhu lingkungan yang tinggi. Jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke kulit, membuat pembuluh darah melebar hingga melepaskan lebih banyak panas.

Pada saat yang sama, tubuh kita memproduksi keringat berlebih. Ini merupakan strategi terbaik tubuh kita untuk mendinginkan suhu. Karena panas yang berlebih telah dikeluarkan melalui keringat lalu menguap ke udara (proses evaporasi). Keringat sebagai cairan asin akan berubah menjadi gas dan membuat kulit menjadi sejuk.

Di saat inilah darah mengalir ke seluruh permukaan kulit dan kembali ke inti tubuh. Menjaga kita dari overheating. "Kita memiliki kemampuan untuk berkeringat. Sistem pendingin yang luar biasa ketika kelembaban tinggi. Sekarang masalahnya, keringat tidak lagi efektif." kata Minson.

Otak dan sistem saraf manusia sangat sensitif dengan suhu tubuh tinggi. Bisa menyebabkan disorientasi, perilaku aneh, kehilangan memori, dan sulit berpikir jernih. Bagi orang yang memiliki riwayat kesehatan tertentu, kondisi ini akan memiliki tantangan ekstra.

Kondisi panas memaksa jantung harus bekerja lebih keras. Pada orang yang bermasalah dengan jantung, kondisi ini membuat mereka beresiko mengalami serangan jantung lebih besar. Untuk penderita diabetes, penyakit ginjal dan kondisi lain, mengatur suhu dan level cairan dalam tubuh jadi menyulitkan. Hingga menyebabkan dehidrasi, gagal ginjal, dan masalah hati.

Berdasarkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, sejak tahun 1979 hingga 2003, sudah lebih dari 8.000 orang meninggal karena suhu panas ekstrem di AS. Lebih banyak orang meninggal karena musim panas daripada yang disebabkan jumlah korban angin topan, petir, tornado, banjir, dan gempa bumi jika digabungkan.

Untuk mencegah overheating, para ahli menyarankan untuk minum lebih banyak cairan dan berolahraga di dalam ruangan pada hari-hari terpanas.(Umi Rasmi/Live Science)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Mengobati Kanker Usus, Terapi Obat sampai Operasi

6 Cara Mengobati Kanker Usus, Terapi Obat sampai Operasi

Health
Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.