Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/10/2012, 15:46 WIB
EditorAsep Candra

TANYA :

Dok..Saya sudah lama mengalami gangguan saat tidur, istri kadang membangunkan saya tengah apabila dengkuran saya mulai keras dan tidak beraturan. Sekira 6 bulan yang lalu, saya pernah mengalami gangguan pada tenggorokan sampai suara saya tidak bisa keluar, saat menelan ludah terasa sakit. Hasil diagnosa dokter ahli THT saat itu, amandel sebelah kanan saya sudah besar sampai sebesar biji telur.

Dokter juga mengatakan itu salah satu penyebab dengkuran saya keras dan seperti susah bernafas, dokter menyarankan agar amandelnya diangkat. Jujur saya takut dok. Takut ada efek lain setelah proses pengangkatan tersebut. Mohon sarannya dokter. Saya kadang minder tidur sekamar dengan orang lain, apalagi saya sering bepergian dan nginap di hotel dengan bos.

(Samsuddi Suara, 38, Jakarta Timur)


JAWAB :

Bapak Samsudi, memang pembesaran amandel adalah salah satu penyebab mendengkur karena menyebabkan penyempitan saluran napas atas.  Adapun suara mendengkur yang tidak beraturan seperti yang Bapak katakan dapat merupakan gejala "Obstructive sleep apnea" (OSA). 

OSA ini menurut penelitian akan meningkatkan resiko hipertensi, stroke maupun serangan jantung.  Indikasi operasi pengangkatan amandel antara lain adalah apabila pembesaran amandel sudah berakibat OSA.

Mengenai kekhawatiran akan operasi wajar-wajar saja, setiap orang pasti akan kuatir akan hal itu. Karena itu anda perlu konsultasi dengan dokter mengenai apa yang anda rasakan dan minta penjelasan selengkap-lengkapnya tentang tindakan operasi yang akan dilakukan. 

Sebelum operasi, dokter akan melakukan pemeriksaan pre-operatif untuk mengetahui apakah ada kontraindikasi tindakan yang akan dilakukan.  Apabila ada kontra indikasi tentu dokter tidak akan memaksakan tindakan operasi.  Saat ini komplikasi operasi amandel bisa dikatakan relatif jarang dan tindakan ini relatif aman. Demikian semoga menjawab pertanyaan anda.

Dijawab oleh : dr. Ari Cahyono, SpTHT

Informasi lebih lanjut hubungi : 021 – 27625500 ext. 1000 Sleep Clinic - Rs. Premier Bintaro

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+