Kompas.com - 25/03/2013, 13:11 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Giat berolahraga, terutama melakukan latihan beban, dianggap sebagai cara utama untuk membentuk otot. Tetapi para ilmuwan menyebutkan sebaliknya. Olahraga pembentukan otot belum tentu berhasil pada setiap orang.

Para ilmuwan dari Loughborough University di Inggris, mengatakan, sekitar seperempat orang tidak bisa mengembangkan ototnya hanya melalui olahraga saja. Apalagi dalam hal mencegah kendurnya otot-otot akibat pengaruh usia.

"Selama ini para ahli menyebutkan bahwa kendurnya otot-otot seiring dengan usia lebih disebabkan karena kurangnya aktivitas olahraga," kata Jamie Timmons, profesor bidang olahraga dan sistem kesehatan.

Ia menjelaskan, olahraga memang memberikan manfaat yang baik untuk sebagian orang, tetapi cukup banyak juga orang yang tidak bisa mempertahankan kekuatan ototnya dari berlatih olahraga saja. Penelitian yang dilakukan Timmons ini menemukan kaitan antara olahraga dan proses penuaan pada otot-otot.

Bahkan, olahraga dengan ulangan yang tinggi bisa berdampak kontraproduktif pada sebagian orang. Sekitar 10 persen orang yang rutin berolahraga justru mengalami hipertensi dan menderita diabetes akibat regimen olahraga mereka.

Timmon mengatakan tidak ada pendekatan satu ukuran yang berlaku sama pada semua orang. Ia menjelaskan bahwa ada orang-orang yang justru lebih sehat hanya dengan fokus pada pola makan dan pola tidur.

Hasil penelitian tersebut memang bertolak belakang dengan studi tahun 2011 yang dimuat dalam jurnal Physician and Sportmedicine. Dalam studi itu dikaitkan antara olahraga teratur dan penurunan masa otot pada orang tua.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik

4 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik

Health
Penyakit Paru Interstisial

Penyakit Paru Interstisial

Penyakit
Tanda-tanda Awal Gangguan Bipolar pada Remaja

Tanda-tanda Awal Gangguan Bipolar pada Remaja

Health
Meningioma

Meningioma

Penyakit
Tips Saat Gula Darah Terlalu Tinggi atau Terlalu Rendah

Tips Saat Gula Darah Terlalu Tinggi atau Terlalu Rendah

Health
12 Penyebab Kram Perut setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya

12 Penyebab Kram Perut setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya

Health
Kenapa Badan Demam setelah Suntik Vaksin?

Kenapa Badan Demam setelah Suntik Vaksin?

Health
Cara Akses Layanan Telemedisin Kemenkes RI untuk Pasien Isoman

Cara Akses Layanan Telemedisin Kemenkes RI untuk Pasien Isoman

Health
Tips ala Rumahan untuk Hilangkan Kutu Rambut

Tips ala Rumahan untuk Hilangkan Kutu Rambut

Health
Pahami, Begini Cara Mengecek Gula Darah untuk Kontrol Gejala Diabetes

Pahami, Begini Cara Mengecek Gula Darah untuk Kontrol Gejala Diabetes

Health
Untuk Cegah Stunting, BKKBN Wajibkan Prakonsepsi untuk Calon Pengantin

Untuk Cegah Stunting, BKKBN Wajibkan Prakonsepsi untuk Calon Pengantin

Health
8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

Health
Pankreatitis Kronis

Pankreatitis Kronis

Penyakit
13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Health
Koarktasio Aorta

Koarktasio Aorta

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.