Kompas.com - 23/09/2013, 13:56 WIB
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com - "Disentuh saja tidak, dokter", demikian keluhan seorang pasien suatu sore di ruang praktek Saya. Tidak tahu mengapa pasien ini tiba-tiba seperti melepaskan kekesalannya waktu saya tanya, apakah beliau sebelumnya sudah berobat.

Tertarik dengan ungkapan ketidakpuasan pasien ini, kemudian saya bertanya, "Ibu berobat di mana?"

"Kebetulan ada pengobatan gratis dokter", jawab pasien

"Yang memeriksa Ibu, Dokter atau perawat?"

"Tidak tahu Dok, tetapi mereka memakai pakaian dokter, baju putih".

"Banyak yang berobat waktu itu?"

"Ya, banyak sekali Dok, namanya gratis, kami berbondong-bondong ke sana".

Kemudian, waktu saya sedikit memberi komentar dengan apa yang dialaminya; “barangkali itu bukan dokter, bisa saja tenaga kesehatan yang lain, dan jumlah pasien yang banyak sekali, batangkali dapat menyebabkan hal seperti itu", Pasien lalu menjawab; "tetapi Dok,  apa pun alasannya, bagi kami, pasien, sentuhan dokter itu menjadi obat. Sentuhan dokter membuat kami lebih senang, tenang, puas, dan percaya. Lagi pula dokter, apa tanpa menyentuh seorang pasien, penyakit kami dapat diketahui?"  Ungkap pasien yang kelihatan cerdas ini, seperti bertanya.

Tidak saya tanggapi memang pertanyaan pasien ini, tetapi hati Saya mengakui, betul sekali apa yang disampaikan pasien itu. Sentuhan, apalagi sentuhan seorang dokter sangat membantu dalam penyembuhan pasien.

Sentuhan, apapun bentuknya sejauh dibimbing oleh etika kedokteran merupakan bagian penting hubungan dokter-pasien dalam upaya membantu pasien menjadi lebih baik, mengurangi keluhan-keluhanya, membebaskan mereka dari ketakutan-ketakutan yang mengancamnya, sehubungan dengan penyakit yang dirsakannya.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.