Kenali 4 Sumber Penularan Infeksi Ini

Kompas.com - 11/10/2013, 09:11 WIB
Sarankan agar pasangan tidak menyimpan ponselnya di saku celana. SHUTTERSTOCKSarankan agar pasangan tidak menyimpan ponselnya di saku celana.
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com - Agar tetap aman dan terhindar dari infeksi, tentu kita perlu berupaya untuk menjauhi sumber penularannya. Namun sumber penularan infeksi tidak selalu berasal dari benda-benda yang terkesan kotor.

Bahkan sumber infeksi bisa berasal dari benda yang sangat dekat dengan aktivitas kita sehari-hari. Karena itu, mari kita cermati sumber penularan infeksi, sekaligus cara menghindarinya berikut.

1. Telepon genggam

Kini hampir semua orang tidak bisa hidup tanpa telepon genggam. Padahal benda satu ini bisa mengancam kesehatan melalui risiko infeksi Methicillin-resistant Staphylococcus Aureus (MRSA). Bakteri tersebut bersifat resisten pada hampir semua antibiotik dan mematikan saat masuk ke aliran darah.

Meskipun MRSA sering ditemukan di rumah sakit, namun sebuah studi menunjukkan bakteri ini juga banyak pada telepon genggam. Para peneliti menguji 25 telepon genggam dan 20 persennya positif MRSA.

Charles Gerba, ketua studi dan penulis buku 'The Germ Greak's Guide to Outwitting Cold and Flu' mengatakan, hampir setiap orang tidak pernah membersihkan telepon genggamnya, padahal di sana banyak terdapat bakteri, khususnya pada tombol dan bagian mulutnya. Ini karena setiap mengetik di tombol, jari-jari kita dapat menyalurkan bakteri ke telepon, begitu juga mulut kita.

Oleh karena itu, Gerba menyarankan agar pemilik telepon genggam selalu menyeka teleponnya dengan desinfektan seminggu sekali. Menurutnya, menyeka telepon mampu membersihkan tanpa merusak piranti tersebut.

2. Shower mandi

Benda yang berfungsi membersihkan badan ini ternyata juga bisa sarana infeksi Methylobacter dan Sphingomonas. Norman Pace, profesor biologi molekular di University of Colorado, Boulder melakukan penghitungan bakteri pada lima gorden plastik di shower mandi dan menemukan jutaan mikroba di setiap meter perseginya. Sebanyak 80 persen di antaranya adalah bakteri jenis Methylobacter dan Sphingomonas.

Menurut Pace, shower mandi adalah tempat yang lembab dan hangat, cocok untuk perkembangbiakan bakteri. Kendati demikian, kita bisa mencegah infeksinya dengan cara mempersingkat waktu mandi dan menutup gorden dengan rapat setiap selesai mandi. Tidak menggunakan gorden plastik di shower mandi juga bisa menjadi pilihan untuk terhindar dari sumber penularan infeksi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber menshealth

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X