Kompas.com - 18/03/2014, 19:22 WIB
shutterstock
EditorAsep Candra

TANYA :

Dok, saya mahasiswi usia 19 tahun. Tekanan darah saya cukup rendah, 90/70. Sehingga meskipun berat badan saya cukup, dan kadar Hb saya baik (13,6), saya tetap belum diizinkan melakukan donor darah. Asupan gizi saya baik, saya makan 3 kali sehari, hampir setiap hari saya makan ikan dan tidak pernah tidak makan sayur dan buah. Saya juga rutin minum air putih lebih dari 8 gelas per hari. Kira-kira apa penyebab tensi rendah saya ini, dok? Apa mungkin tensi saya ini dipengaruhi oleh insomnia yang saya alami beberapa tahun terakhir ini? Sejak 2011, saya selalu mengalami sulit tidur. Saya tidak bisa tidur dibawah jam 1 malam. Saya juga jarang sekali berolahraga, kemana-mana selalu berpergian dengan sepeda motor. Kira-kira bagaimana cara mengatasi insomnia dan tekanan darah rendah yang saya derita ya, dok? Mengingat status saya sebagai mahasiswa dengan mobilitas tinggi dan hampir tidak memiliki waktu untuk berolahraga. Terimakasih, dok.

(Wendy W. P, 19, Samarinda)
 


JAWAB :

Saudari Wendy W. Paramudita, 19 tahun di Samarinda

Perlu Saudari ketahui bahwa tekanan darah itu sangat bervariasi, tidak hanya dari orang ke orang lain, bahkan pada individu yang sama tekanan darah juga berfluktuasi. Waktu tidur, istirahat, pagi hari bisa rendah, kemudian ketika beraktifitas bisa sedikit naik.

Walaupun demikian, secara umum tekanan darah dianggap rendah atau yang dikenal dengan hipotensi bila tekanan darah sistolik kurang dari 90 mmHg dan diastoliknya 60 mmHg atau kurang. Jadi, kalau pemeriksaan tekanan darah Saudari sudah dilakukan beberapa kali, tekanan darahnya tetap sama, seperti yang Saudari sampaikan, maka kemungkinan Saudari menderita hipotensi primer. Hipotensi yang tidak diketahui penyebabnya, tetapi faktor genetik, nutrisi, strees, aktifitas fisik, berat badan dapat mempengaruhinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hipotensi primer bayak terdapat pada wanita yang langsing dan masih muda, seperti Saudari, dan kebanyakan kasus hipotensi ini tidak berbahaya, kecuali ada keluhan terkait dengan hipotensi ini. Bila ada keluhan seperti pusing, mau jatuh, mata kabur, tidak bisa konsentrasi, lemah, mual, depresi dan sebagainya, Saudari sebaiknya konsultasi ke dokter setempat.

Lalu, sesuai pertanyaan Saudari apakah ada hubungan antara insomnia yang sudah lama Anda alami dengan hipotensi ini? Saya belum menemukan referensinya, tetapi penelitian pada penderita Insomnia, kejadian hipotensi ini cukup tinggi. Dan, salah satu penyebabnya, disamping stres, adalah berkaitan dengan penggunaan obat-obat insomnia yang sering  dikonsumsi sebagian dapat berpengaruh terhadap tekanan darah

Kemudian, apa yang harus Saudari lakukan? Sejauh hipotensi itu tidak menyebabkan keluhan bagi Saudari, tidak ada yang perlu dirisaukan, dengan bertambahnya usia, tekanan darah juga akan naik. Tetapi, minum yang cukup, mengkonsumsi makanan yang sedikit lebih asin dapat menaikan tekanan darah Saudari. Olahraga secara teratur, 30-40 menit, 5 kali dalam seminggu Insya Allah disamping memperbaiki kualitas tidur Saudari juga akan berpengaruh terhadap tekanan darahnya. Jadi, sisihkanlah sedikit waktu Saudari untuk berolahraga. Tidak ada istilah terlalu sibuk, orang lain dengan kesibukan yang lebih, masih bisa melakukannya.

Wassalamualaikum Wr. Wb


@irsyal_dokter

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.