Kompas.com - 02/04/2014, 13:20 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com - Meski jumlah anak autisme terus meningkat namun penanganan autisme di Indonesia masih terbatas. Penanganan masih terbatas pada terapi dan sekolah khusus bagi orang yang tergolong mampu, sedangkan bagi yang kurang mampu hanya mengandalkan pada fasilitas kesehatan yang ada di pemerintah.
 
Padahal fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah belum banyak dan terbatas hanya pada rumah sakit jiwa. Hal ini memicu masalah lagi karena tidak semua orang mampu mengakses layanan rumah sakit jiwa yang tergolong layanan tersier. Sementara itu, layanan kesehatan primer seperti puskesmas belum dapat menangani permasalahan autisme. 
 
Direktur Bina Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan Eka Viora, mengatakan autisme membutuhkan penanganan yang integratif, meliputi antara lain sisi medis, perilaku, dan okupasi. Sehingga akan sulit jika pelayanannya dilakukan di tingkat primer.
 
"Minimal perlu layanan rumah sakit yang mencakup semua segi layanan pengobatan. Jika dilakukan di tingkat primer, sumber daya di sana belum mampu. Dokter umum hanya dapat mengenali gejala, namun penanganannya tetap harus dirujuk," kata Eka dalam konferensi pers "Hari Peduli Autisme" di Jakarta, Rabu (2/4/2014).
 
Meski demikian, bukan berarti suatu saat pelayanan penanganan autisme tidak akan bisa dimulai di puskesmas. Eka mengatakan, pihak Kemenkes terus memberikan edukasi dan pelatihan bagi dokter-dokter yang berpraktik di puskesmas agar lebih berkompeten dalam penanganan autisme.
 
Autisme sendiri di Indonesia belum tercatat prevalensinya. Pasalnya, kesadaran mengenai autisme belum menyeluruh di semua daerah di Indonesia. 
 
Dokter spesialis kejiwaan Susy Yusna Dewi sekaligus aktivis di Asosiasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja Indonesia mengatakan, orang-orang yang mulai sadar tentang autisme biasanya sangat takut anak mereka mengidap autisme. "Kadangkala gangguan perkembangan yang lain juga dikhawatirkan autisme," katanya. 
 
Di sisi lain, bagi golongan yang belum menyadari autisme mereka justru malu dengan anak mereka dan memasungnya. Karena itu, menurut dia, dibutuhkan penyadaran bagi setiap orang guna mendapat diagnosis yang tepat bagi anak autis.
 
Autisme merupakan gangguan perkembangan menetap yang penyebab pastinya sampai saat ini belum dapat ditentukan. Beberapa pendapat mengungkapkan, penyebabnya antara lain neurobiologis, imunologis, dan infeksi virus. Anak autis umumnya memiliki masalah dalam kesulitan berinteraksi dan berkomunikasi pada anak dengan autisme. 


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Mengobati Kanker Usus, Terapi Obat sampai Operasi

6 Cara Mengobati Kanker Usus, Terapi Obat sampai Operasi

Health
Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.