Kompas.com - 03/04/2014, 04:42 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

WASHINGTON, KOMPAS.com - Menjadi langsing ternyata bisa sesederhana urusan bangun lebih pagi untuk mendapatkan sinar matahari lebih banyak. Riset mendapatkan responden terlangsing bukan mereka yang paling baik pola makannya atau yang paling rajin berolahraga, melainkan mereka yang paling rajin bangun pagi.

Para peneliti di Amerika Serikat, Rabu (2/4/2014), mengumumkan efek bangun pagi tersebut berdasarkan studi yang melibatkan 54 orang. "Semakin awal terpapar cahaya matahari, indeks massa tubuh individu akan semakin rendah," ujar wakil ketua peneliti, Kathryn Reid, seperti dikutip dari AFP.

Research associate professor di Northwestern University untuk ilmu saraf ini pun mengatakan responden yang bangun lebih siang memiliki indeks massa tubuh lebih tinggi. Hasil riset diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE.

Rata-rata usia responden penelitian ini adalah 30 tahun. Mereka mengenakan alat pemantau di pergelangan tangan untuk mengukur paparan cahaya dan siklus tidur mereka. Para responden ini diminta mempertahankan pola makan mereka selama tujuh hari.

Cahaya matahari pagi ditemukan memiliki pengaruh terhadap massa tubuh seseorang, terlepas dari aktivitas fisik, asupan kalori, waktu tidur, usia, maupun musim. Studi ini mendapatkan cahaya pagi menyumbang sekitar 20 persen indeks massa tubuh seseorang.

"Cahaya adalah agen yang paling ampuh untuk menyinkronkan jam tubuh internal yang mengatur irama sirkadian, yang pada gilirannya juga mengatur keseimbangan energi," kata peneliti senior dalam penelitian ini Phyllis Zee. "Pesannya, Anda harus mendapatkan lebih banyak cahaya antara pukul 08.00 hingga tengah hari," ujar dia.

Tidak ada penjelasan, pukul 08.00 ini apakah berlaku universal ataupun hanya berdasarkan kondisi cahaya matahari di lokasi penelitian. Namun, penelitian tersebut mengatakan setidaknya 20 sampai 30 menit terpapar cahaya matahari sudah cukup untuk mempengaruhi indeks massa tubuh.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.