Kompas.com - 16/04/2014, 06:51 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com -- Ada banyak hal yang berada di luar kendali kita, kemacetan parah di jalan, gangguan perjalanan kereta, atau si kecil rewel saat akan ditinggal bekerja. Semua itu bisa berpengaruh pada mood Anda seharian.

Namun, ternyata ada kebiasaan kita dalam memulai hari yang tanpa disadari berpengaruh buruk pada kondisi emosi.

- Ngopi terlalu pagi
Ternyata waktu minum kopi punya pengaruh tersendiri pada tubuh. Level energi kita meningkat secara alami saat kita bangun. Karena itu jika bangun tidur kita langsung minum kopi, akan terjadi lonjakan energi yang membuat kita lebih gelisah. Minumlah kopi satu jam setelah bangun tidur, waktu di mana level energi kita mulai turun. Dengan demikian kopi akan membuat Anda lebih fokus dan berenergi hingga siang.

- Sarapan terlalu sedikit
Karena sedang diet, Anda memilih tidak sarapan atau hanya mengonsumsi sepotong buah. Menu sarapan itu bukan hanya membuat perut Anda gampang lapar, tetapi juga kekurangan nutrisi yang diperlukan untuk membuat perut tetap kenyang hingga waktu makan siang.

Menu sarapan sebaiknya tetap terdiri dari protein, serat, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks. Sarapan tersebut akan membuat Anda tetap fokus dan tidak berkeinginan untuk mengemil sebelum jam makan berikutnya.

- Langsung cek e-mail
Ini adalah kebiasaan buruk yang harus Anda hindari. Bangun tidur langsung memeriksa gadget Anda untuk melihat e-mail hanya akan membuat stres sepanjang hari. Daripada mencemaskan pekerjaan, mulailah pagi Anda dengan sesuatu yang menenangkan, seperti melakukan peregangan, minum teh, atau mengobrol dengan pasangan dan anak. Anda akan lebih bersemangat dan produktif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Limfangitis
Limfangitis
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.