Kompas.com - 03/06/2014, 13:39 WIB
shutterstock
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com -  Tubuh membutuhkan vitamin C antara lain untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Oleh karena itu kini banyak orang berusaha mendapatkan tambahan vitamin C melalui suplemen vitamin atau pun suntik vitamin. Suntik vitamin C dosis tinggi juga diklaim bisa mempercantik kulit.

Tetapi sebaiknya Anda berhati-hati terhadap tawaran suntik vitamin C tersebut karena vitamin C yang digunakan biasanya adalah sintesis. Berbagai studi juga mengatakan vitamin C dosis tinggi akan mencegah penyakit.

Menurut dokter Fiastuti Witjaksono, Sp.GK dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, suntik vitamin C harus dilakukan oleh dokter. Penyuntikan yang salah bisa berakibat pada rusaknya jaringan tubuh di sekitar tempat penyuntikan.

"Bahaya kalau salah suntik, jaringan di sekitarnya akan rusak. Lebam itu tanda jaringan rusak," ungkapnya dalam media gathering yang diadakan oleh Zespri Kiwifruit, pada Senin (2/6/2014) di Jakarta.
 
Selain itu, menurut dia, suntikan vitamin C dosis tinggi sebenarnya tidak akan memberikan manfaat terlalu banyak. Vitamin C yang berlebihan tidak dibutuhkan dan akan segera dibuang oleh tubuh.
 
"Jadi percuma saja jika dikonsumsi dalam jumlah besar dalam satu waktu, misalnya 500 atau 1.000 miligram, padahal tubuh hanya butuh sekitar 75 mg. Sisanya akan dibuang melalui urine," jelas staf pengajar dari Departemen Ilmu Gizi FKUI ini.
 
Konsumsi vitamin C yang berlebihan, lanjut dia, juga memicu batu ginjal. Maka ia lebih menyarankan supaya konsumsi vitamin C didapat dari makanan, seperti buah-buahan.
 
Diketahui, konsumsi cukup vitamin C memiliki banyak manfaat, antara lain sebagai antioksidan, kofaktor pembentukan kolagen dan berbagai hormon, meningkatkan sistem imun, hingga mencegah berbagai penyakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Badan Lemas
Badan Lemas
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
Inkompatibilitas Rhesus

Inkompatibilitas Rhesus

Penyakit
Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Health
Abses Gigi

Abses Gigi

Penyakit
8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

Health
Listeriosis

Listeriosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.