Kompas.com - 09/06/2014, 17:37 WIB
Selain bermanfaat untuk membantu menurunkan bobot tubuh, tomat juga berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh. SHUTTERSTOCKSelain bermanfaat untuk membantu menurunkan bobot tubuh, tomat juga berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Tomat merupakan buah dengan kandungan antioksidan yang tinggi, salah satunya adalah likopen. Manfaat likopen yang terkenal adalah mencegah kanker prostat. Namun, studi teranyar menyebutkan zat likopen juga menjaga kesehatan ginjal.

Studi itu menyatakan, konsumsi tomat dan buah yang mengandung likopen secara rutin dapat mencegah seseorang terkena kanker ginjal. Bahkan beberapa studi lainnya juga menemukan konsumsi buah-buahan dengan antioksidan yang memberikan warna kemerahan itu bisa mengurangi risiko sejumlah kanker lainnya.

Dalam studi baru, para peneliti melakukan analisis terhadap 92.000 wanita menopause yang diikuti sejak pertengahan 1990-an hingga 2013. Responden juga diminta mengisi kuesioner mengenai pola makan mereka, khususnya terkait jumlah mikronutrien, termasuk likopen, yang mereka konsumsi.

Dalam periode studi tersebut, sebanyak 383 responden didiagnosis dengan kanker ginjal. Setelah itulah, peneliti mulai menelaah hubungan antara kanker ginjal dengan jumlah vitamin yang dikonsumsi dalam pola makan, termasuk likopen, vitamin C, E, dan karoten.

Hasil menunjukkan, dari sekian banyak vitamin yang ditelaah, hanya likopen yang memiliki keterkaitan dengan penurunan risiko kanker ginjal. Wanita yang mengonsumsi likopen dalam jumlah yang lebih banyak mengalami penurunan 45 persen risiko kanker ginjal dibandingkan dengan mereka yang makan likopen yang lebih sedikit.

Dokter Won Jin Ho dari Case Western Reserve University di Ohio mengatakan, konsumsi tertinggi likopen yang dilakukan oleh responden dalam studi ini sama dengan konsumsi empat buah tomat setiap hari. Namun ia juga menegaskan, likopen tidak hanya didapat dari buah tomat saja, melainkan juga dari saus tomat atau buah lainnya yang mengandung likopen.

Kanker ginjal, meskipun prevalensinya tidak terlalu tinggi, namun dapat menyebabkan kerusakan organ yang berfungsi dalam penyaringan darah dan mengeksresikan zat-zat yang merugikan bagi tubuh tersebut. Kanker ginjal seringkali tidak bergejala saat masih dalam stadium awal, selanjutnya tanda-tandanya adalah ditemukannya darah pada urine.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.