Kompas.com - 17/06/2014, 11:27 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Banyak penelitian membuktikan manfaat dari tawa untuk mengobati penyakit. Namun, bagaimana jika tertawa merupakan tanda dari penyakit? Seperti yang dialami oleh gadis kecil asal Bolivia ini, ia didiagnosis mengalami permasalahan otak serius karena tidak bisa berhenti tertawa dan terkekeh.

Awalnya, dokter mendiagnosis gadis berusia 6 tahun itu mengalami gangguan perilaku karena tidak mampu mengontrol tawanya. Namun, ketika dianalisis lebih jauh, gadis itu ternyata memiliki tumor di otaknya.

"Ia awalnya dianggap gila, bahkan kesurupan," kata Jos Lider Burgos Zuleta, dokter dari Advanced Medical Image Centre di Bolivia, yang menangani si gadis.

Burgos Zuleta kemudian menemukan bahwa penyebab sebenarnya dari kondisi yang dialami gadis itu adalah tumor otak. Ini baru disimpulkan setelah gadis itu menjalani pemindaian otak. Dokter menemukan adanya hamartoma atau tumor jinak kecil yang menekan lobus temporalis otak.

"Saat ini dokter sudah menghilangkan tumor tersebut, dan gadis itu kembali sehat. Ia sudah mampu menghentikan serangan tawa, dan tertawa secara normal," kata dia.

Solomon Mosh, dokter spesialis saraf anak dari Albert Einstein College of Medicine di New York, mengatakan, serangan tawa merupakan bentuk dari epilepsi yang jarang terjadi. Dalam istilah medis, epilepsi ini dikenal sebagai epilepsi gelastic.

Serangan tawa paling sering disebabkan oleh tumor pada hipotalamus, khususnya pada anak-anak. Meski demikian, serangan tersebut juga bisa disebabkan oleh tumor yang berada di area lainnya pada otak. Selain tertawa, gejala dari kondisi ini adalah menangis hebat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.