Kompas.com - 30/07/2014, 16:53 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Keluhan sulit mencapai orgasme cukup banyak dimiliki para wanita. Padahal, kunci meraih orgasme sebenarnya terletak pada kemampuan untuk fokus pada momen bercinta yang sedang dialaminya.

Para wanita yang selalu mencapai orgasme mengatakan, mereka selalu fokus pada sensasi yang dirasakan tubuhnya selama berhubungan seksual. Kemampuan ini membuat mereka tak pernah absen mengalami puncak kenikmatan.

Penelitian juga mengungkapkan wanita yang selalu berhasil orgasme tersebut lebih memiliki pikiran yang erotis selama bercinta, dibandingkan dengan wanita yang jarang mencapai orgasme. Kendati begitu, kedua kelompok wanita itu sama-sama mengaku sering memikirkan hal-hal erotis untuk merangsang dirinya sendiri sebelum bercinta.

"Sepertinya para wanita tak kesulitan untuk fokus pada fantasi erotis. Tetapi, wanita yang jarang orgasme memang mengalami kesulitan untuk mengarahkan pikirannya pada aktivitas bercinta yang sedang dilakukannya," kata Pascal De Sutter, profesor bidang seksologi dari Belgia.

De Sutter mengatakan, kekhawatiran mengenai penampilan dan berat badan merupakan salah satu hal yang bisa mengalihkan perhatian wanita.

Studi mengenai kaitan antara orgasme dan fungsi kognitif ini ia lakukan dengan melibatkan 251 wanita Perancis berusia 18-67 tahun. Semua wanita dalam penelitian ini aktif secara seksual dengan frekuensi bervariasi antara 2-90 kali per bulan.

Hasil penelitian ini selaras dengan penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa pikiran erotis selama bercinta akan membantu seseorang mencapai orgasme. Sementara itu, wanita yang kesulitan merasakan orgasme biasanya adalah mereka yang pikirannya mudah teralihkan sehingga mereka tidak rileks saat bercinta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nikmati setiap sentuhan dan rangsangan yang diberikan pasangan. Fokus pada momen bercinta yang dialami juga akan meningkatkan gairah sehingga seseorang akan lebih mudah mencapai puncak.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Aerophobia
Aerophobia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.