Drama Korea dan Kecantikan Plastik

Kompas.com - 20/09/2014, 11:29 WIB
Ilustrasi AestheticshubIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sebuah iklan di bus umum yang melintas di Seoul, Korea Selatan, berbunyi "Semua orang sudah melakukan bedah plastik kecuali Anda."

Di Korea, tren mempercantik diri memang kian marak dan berkembang. Saat ini bedah plastik semakin identik dengan Korea, seperti halnya Kimchi, Samsung, atau K-Pop. Banyak kaum muda, tidak hanya perempuan, tapi juga laki-laki, yang berusaha memperbaiki penampilan fisiknya dengan memperlebar mata atau membuat wajah lebih tirus.

Standar kecantikan di negeri ginseng memang tak bisa lepas dari bentukan industri gaya hidup. Drama Korea yang populer atau para penyanyi K-Pop kerap mempertontonkan wajah-wajah cantik dan mulus, hidung mungil, dan mata lebar. Bagi generasi muda yang setiap hari melihat tayangan tersebut, wajah seperti para bintang itulah kecantikan yang sempurna.

Menurut Aditya Wardhana, dokter spesialis bedah plastik dari RSCM Jakarta, populernya bedah plastik di Korea berawal dari banyaknya artis yang melakukannya.

"Di sana, para artis terang-terangan mengakui wajahnya hingga bentuk tubuhnya telah dioperasi plastik. Industri hiburan turut membuat operasi plastik meroket di Korea," katanya.

Para generasi muda di sana juga percaya karier dan pekerjaan yang bagus akan terbuka luas bagi mereka yang berwajah cantik dan ganteng.

Keinginan untuk melakukan operasi plastik ini dipahami benar oleh para orangtua sebagai sesuatu yang wajar, sama seperti keinginan anak-anaknya memiliki gadget canggih. Terbukti, banyak orangtua yang memberi hadiah ulang tahun atau kelulusan anak-anaknya berupa biaya operasi plastik.

Tertinggi

Menurut data dari Society of Aesthetic Plastic Surgeon, Korea masuk dalam 10  negara yang paling banyak melakukan operasi plastik. Diperkirakan 1 dari 10 orang di sana sudah melakukan operasi plastik. Jenis bedah plastik yang paling diminati adalah memperlebar kelopak mata agar mata tampak lebih besar.

Kepopuleran bedah plastik di Korea juga mengundang pasien dari negara-negara tetangga. Pada tahun 2011, jumlah wisata medis di negeri ginseng ini sekitar 2.545 orang. Tahun 2013 jumlahnya naik 10 kali lipat. Kebanyakan yang mencari tubuh dan wajah ideal datang dari Tiongkok dan Jepang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X