Kompas.com - 22/09/2014, 11:52 WIB
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com
– Demensia atau pikun bukan proses penuaan yang normal. Sebanyak 50-60 persen, demensia terjadi karena penyakit alzheimer.  

Gangguan demensia alzheimer bisa terjadi secara bertahap. Tahap awal  atau saat 1-6 tahun menderita demensia, dimulai dengan penurunan daya ingat atau mudah lupa. Orang dengan demensia juga mulai kesulitan mencari kata-kata, mengatur keuangan, dan mengalami perubahan emosi serta kepribadian maupun perilaku.

Tahap menengah yaitu saat 3-9 tahun, daya ingatnya semakin menurun. Selain itu, akan sering merasa bingung, suka mengulang-ngulang suatu kejadian,  sulit melakukan tugas sehari-hari, muai tidak merawat diri, dan menjaga penampilan.

Kemudian  tahap akhir, atau setelah menderita lebih dari 10 tahun, orang dengan demensia akan sulit berkomunikasi, tidak mampu mengenali anak sendiri, keluarga, bahkan dirinya sendiri. Mereka juga tak bisa melakukan aktivitas sehari-hari dan seakan kembali seperti bayi yang perlu dibantu orang lain untuk melakukan segala sesuatu.

Alzheimer sendiri hingga saat ini dinyatakan belum ada obat yang bisa menyembuhkan penderitanya. Obat hanya mampu memperlambat proses gangguan pada otak. Penyakit ini akan diderita seseorang hingga ia meninggal dunia. Namun, alzheimer bisa dicegah.

“Untuk mencegah sebenarnya gampang. Misalnya, makan sayur, buah setiap hari. Jauhi galau. Kita juga bisa mengurangi risikonya dengan beraktivitas,” kata Direktur Eksekutif Alzheimer’s Indonesia, DY Suharya di Jakarta, Minggu (21/9/2014).

Tak ada yang bisa menghentikan proses penuaan. Tetapi, siapa pun tak ada yang menginginkan kualitas hidup saat tua menjadi buruk. Untuk itu mulai sekarang cegahlah risiko demensia dengan melakukan hal ini.

Menjaga kesehatan

Merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, dan obesitas dapat merusak pembuluh darah. Risikonya bisa terkena serangan jantung dan stroke.Tak hanya itu, para peneliti juga menemukan bahwa penyakit ini bisa menyebabkan demensia. Segera berobat untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Masalah ini tentunya dapat dicegah dengan pola makan dan gaya hidup sehat.

Aktivitas fisik atau olahraga

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.