Kompas.com - 13/11/2014, 17:00 WIB
perhatikan jenis makanan yang disantap selama hamil Shutterstockperhatikan jenis makanan yang disantap selama hamil
|
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Kehamilan merupakan proses yang dinanti-nanti oleh seorang ibu. Saat hamil, seorang ibu tak hanya makan untuk dirinya sendiri, tetapi juga janin. Apa yang dikonsumsi ibu adalah yang juga dimakan oleh janin atau bayi dalam kandungan.

Untuk itu, ibu hamil butuh nutrisi atau gizi yang seimbang. Nutrisi sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan bayi. Namun, menjaga kebutuhan nutrisi ternyata tak hanya saat hamil.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, Prima Progestian mengatakan, menjaga asupan gizi seharusnya sudah dilakukan sebelum hamil atau merencanakan kehamilan.

"Menjaga makanan penting paling tidak tiga bulan sebelum proses hamil. Ini membuat anak-anak lebih sehat," kata Prima dalam acara diskusi di Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Prima mengatakan, kehamilan awal kadang tidak diketahui seorang ibu. Misalnya, seorang ibu tidak tahu bahwa telah mengandung selama dua minggu. Saat itu, ia masih konsumsi alkohol dan merokok. Hal ini bisa berdampak pada janin yang tidak sehat. Sebab, pembentukan otak dan jantung bayi sudah terjadi pada satu bulan kehamilan.

Sementara itu, proses pembentukan organ selesai pada 11 minggu pertama. Kemudian, terjadilah proses perkembangan dan penyempurnaan fungsi organ-organnya. Dengan demikian, nutrisi sangat penting sejak tahap awal kehamilan. Jika gizi tidak tercukupi, tumbuh kembang anak akan terganggu dan bisa menyebabkan bayi cacat.

Menjaga asupan gizi pun tak hanya penting sebelum dan saat masa kehamilan 9 bulan, tetapi juga pascamelahirkan. Sebab, ibu harus memberikan asi kepada bayi selama enam bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah melahirkan kadang-kadang ibu-ibu makannya ngaco lagi. Dia ngerasa tugasnya selesai, padahal belum. Bayi sampai 6 bulan harus asi. Jadi nutrisi penting bukan pada saat kehamilan saja, tapi juga menyusui," terang Prima.

Saat hamil, jaga lah pola makan dengan gizi seimbang. Asupan nutrisi yang diperlukan ibu hamil diantaranya protein, serat, asam folat, kalsium, zat besi, dam asam lemak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.