Kompas.com - 18/03/2015, 08:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Anda mungkin mewarisi hidung mancung dari ayah Anda dan juga rambut tipis dari pihak ibu. Jika rambut tipis Anda merupakan keturunan dan makin tahun Anda merasa semakin tipis, mungkin Anda sedang mengalami tahap awal kebotakan pada wanita.

Kondisi ini ternyata umum terjadi. Sebuah penelitian menemukan, setengah dari perempuan akan mengalaminya ketika menginjak usia 50 tahun. Ini bisa terjadi lebih awal saat pubertas, sekitar usia 12 tahun, atau di usia dewasa sekitar 40 tahun.

Apakah Anda saat ini mengalami penipisan rambut atau mencurigai akan mengalaminya dalam beberapa tahun ke depan, penting untuk mempersenjatai diri dengan pengetahuan yang diperlukan sehingga Anda tahu apa yang diharapkan, lalu bagaimana memperlambat prosesnya.

Ada tujuh fakta tentang pola rambut rontok pada perempuan yang patut diketahui:

1. Pengaruh genetika
Profesor dermatologi dari Stanford School of Medicine, Anthony Oro menjelaskan bahwa tiap helai rambut pada kepala memiliki sel-sel yang memiliki instruksi khusus untuk seberapa panjang atau pendek untuk menumbuhkan rambut.

Itu mengapa rambut di bagian atas kepala tumbuh lebih panjang daripada (misalnya) alis mata karena mereka jelas memiliki instruksi pertumbuhan rambut yang berbeda.
"Itu adalah program genetika yang diberikan pada Anda saat lahir," kata Oro.

Sel-sel tersebut juga secara genetik menentukan angka kapan mereka bisa menumbuhkan rambut baru, menumbuhkan jumlah tertentu per bulannya. Kemudian rambut berhenti tumbuh, rontok, dan biasanya diganti dengan yang baru.

Dengan adanya pola kebotakan pada perempuan, rambut baru yang tumbuh menjadi lebih pendek, mengecilkan jumlah rambut, hingga membuat rambut seluruhnya terlihat lebih tipis.

2. Tandanya berbeda dengan laki-laki
Pola kebotakan pada laki-laki secara tipikal dimulai dengan penipisan garis rambut seperti air pasang yang surut, lalu membentuk seperti huruf M atau U. Namun pada perempuan, garis rambut jarang dipengaruhi.
 
Sebaliknya, mungkin Anda melihat bahwa belahan rambut Anda terlihat lebih luas dari sebelumnya. Hal itu disebabkan oleh penipisan rambut di bagian atas kulit kepala. Dalam beberapa kasus, penipisan juga bisa menyerang di dekat pelipis. Jarang terjadi bahwa rambut rontok menyebabkan kebotakan total pada perempuan, tidak seperti laki-laki.

3. Rambut menipis, makin kurang berkilau
Rambut yang menipis juga membuat kering dan menjadi kurang berkilau. "Bagian luar dari folikel rambut akan lebih tipis dan tidak menyimpan banyak kelembaban, rambut pun menjadi kering," terang Oro.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber Shine
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.